-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Prabowo: Stop Impor Solar, Indonesia Kembangkan Bensin Berbahan Kelapa Sawit

    trawlmediaindonesia
    Senin, 13 Juli 2026, 10:27 WIB Last Updated 2026-07-13T03:27:50Z

    Trawlmediaindonesia.id

    Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Indonesia mulai menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sejak bulan ini. Kebijakan tersebut disampaikan usai pemerintah meluncurkan BBM B50, yakni bahan bakar yang mengandung 50 persen biodiesel berbasis minyak kelapa sawit.


    Dalam pidatonya pada peringatan Hari Koperasi Nasional di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026), Prabowo menegaskan bahwa pemanfaatan sumber daya dalam negeri menjadi langkah penting untuk memperkuat kemandirian energi nasional.


    "Baru berapa hari yang lalu kita launching B50, solar 50 persen dari kelapa sawit. Petani kelapa sawit ada di Indonesia, minyak kelapa sawit di Indonesia. Mulai bulan ini kita tidak impor lagi solar dari luar negeri," ujar Prabowo.


    Selain B50, Presiden mengungkapkan para ilmuwan Indonesia saat ini tengah mengembangkan berbagai jenis bahan bakar alternatif yang berasal dari tanaman. Pengembangan tersebut mencakup bensin berbahan baku kelapa sawit serta etanol yang dihasilkan dari singkong, jagung, dan sorgum.


    "Profesor-profesor kita sekarang sedang mengembangkan bensin dari kelapa sawit. Etanol dari singkong, dari jagung, dari sorgum. Jadi saya harap dalam 3-4 tahun lagi kita nanti juga bisa menghasilkan bensin dari tanaman," katanya.


    Menurut Prabowo, pengembangan energi berbasis pertanian tidak hanya akan memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani di berbagai daerah.


    "Berarti petani singkong akan hidup makmur, petani jagung akan hidup makmur, petani-petani di seluruh Indonesia akan berbuat yang terbaik untuk bangsa dan untuk keluarganya sendiri," ucapnya.


    Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga menyoroti capaian pemerintah dalam sektor pangan. Ia menyatakan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan pada tahun pertama masa pemerintahannya, sehingga tidak lagi bergantung pada impor dan mulai mampu melakukan ekspor.


    "Kita sudah buktikan tahun pertama pemerintahan yang saya pimpin kita sudah swasembada pangan. Kita tidak impor pangan lagi, kita ekspor. Tahun pertama pemerintahan yang saya pimpin," tegas Prabowo.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini