-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Tri Adhianto Dorong Lansia Tetap Produktif, Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026 Berlangsung Meriah

    trawlmediaindonesia
    Kamis, 09 Juli 2026, 10:41 WIB Last Updated 2026-07-09T03:41:40Z

    Trawlmediaindonesia.id

    Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lanjut usia melalui penyelenggaraan Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026. Kegiatan yang mengusung tema "Lansia Berdaya, Berkarya, dan Bahagia" tersebut digelar di GOR Bang Yan, Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (8/7/2026), dan menjadi puncak rangkaian program Sekolah Lansia yang telah berjalan sejak 2022.


    Acara ini dihadiri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia, Dr. H. Wihaji, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Ketua TP PKK Kota Bekasi, jajaran camat dan lurah se-Kota Bekasi, serta ribuan peserta dari berbagai Sekolah Lansia.


    Suasana berlangsung meriah dengan beragam penampilan seni dan kreativitas para lansia, mulai dari pertunjukan angklung, line dance, fashion show, hingga pengumuman pemenang berbagai perlombaan yang melibatkan peserta lansia.


    Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengungkapkan bahwa program Sekolah Lansia mulai dirintis saat dirinya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi pada 2022. Saat itu pemerintah menargetkan sebanyak 3.000 peserta, namun kini jumlah anggota telah mencapai sekitar 3.436 orang dan terus mengalami peningkatan.


    "Ketika kami memulai program ini pada tahun 2022, targetnya sekitar tiga ribu peserta. Alhamdulillah, saat ini jumlahnya sudah melampaui target dan terus bertambah. Ini membuktikan bahwa para lansia membutuhkan ruang untuk tetap berkegiatan, bersosialisasi, dan merasakan kebahagiaan di masa tuanya," ujar Tri Adhianto.


    Menurut Tri, keberadaan Sekolah Lansia menjadi wadah bagi para lanjut usia untuk terus belajar, beraktivitas, dan menjalin interaksi sosial sehingga mampu mengurangi rasa kesepian sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.


    Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup seluruh lapisan masyarakat, termasuk para lansia.


    "Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kualitas hidup masyarakatnya. Kami ingin para lansia di Kota Bekasi tetap sehat, aktif, produktif, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda. Pemerintah akan terus memperkuat program-program yang menghadirkan kebahagiaan bagi para lansia," tambahnya.


    Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI, Dr. H. Wihaji, memberikan apresiasi atas inovasi Pemerintah Kota Bekasi dalam menghadirkan program Sekolah Lansia. Menurutnya, program tersebut menjadi contoh nyata pemberdayaan lanjut usia yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan, tetapi juga memberikan ruang bagi lansia untuk tetap produktif.


    "Program Sekolah Lansia di Kota Bekasi merupakan contoh yang sangat baik. Lansia tidak hanya diberikan pelayanan, tetapi juga ruang untuk berkarya, belajar, dan tetap aktif di tengah masyarakat. Inilah bentuk pembangunan keluarga yang berkelanjutan dan patut menjadi inspirasi bagi daerah lain," kata Wihaji.


    Keberhasilan program ini turut tercermin dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat Kota Bekasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka harapan hidup di Kota Bekasi telah mencapai 76,61 tahun, menjadi salah satu yang tertinggi di Provinsi Jawa Barat.


    Melalui penyelenggaraan Kriyaan Lansia 2026, Pemerintah Kota Bekasi berharap semakin banyak masyarakat lanjut usia yang tetap sehat, mandiri, produktif, dan memiliki ruang untuk terus berkarya serta berkontribusi di tengah kehidupan bermasyarakat.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini