-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Jalan Villa Indah Permai Baru Dikerjakan Sudah Retak, Ketebalan Beton Hanya 7–8 cm Padahal Belum Selesai

    trawlmediaindonesia
    Senin, 19 Oktober 2026, 11:43 WIB Last Updated 2026-10-19T04:43:32Z
    Trawlmediaindonesia.id

    Bekasi – Proyek konsolidasi rekonstruksi jalan paket 12 di Lingkungan Villa Indah Permai, Jalan BTI, RT 018/RW 036, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, menuai kekecewaan warga. Jalan yang belum lama dikerjakan dan bahkan belum sepenuhnya rampung, sudah terlihat retak-retak di sejumlah bagian permukaannya.

     

    Informasi Proyek

     

    Berdasarkan papan informasi yang terpasang di lokasi, pekerjaan ini masuk dalam Program Penyelenggaraan dengan subkegiatan Rekonstruksi Jalan. Nilai kontrak tercatat sebesar Rp81.551.308, yang dikerjakan oleh penyedia jasa PT. Chels Johands Konstruksi.

     

    Belum Selesai Sudah Retak dan Terlalu Tipis

     

    Warga setempat, Pak Pepen, mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyebut panjang jalan yang direncanakan 71 meter, namun masih tersisa sekitar 10 meter yang belum dicor dan sudah tiga hari tidak ada aktivitas pengerjaan.

     

    "Ketebalan beton sangat tipis, bahkan jauh di bawah standar, tidak sampai 10 sentimeter. Sejak bagian pertama kali dicor, retakan sudah terlihat dari ujung. Sudah mengalami retak-retak dan sangat tipis. Hasilnya juga bergelombang parah, tidak rata sama sekali," ujar Pak Pepen kepada tim Trawlmediaindonesia.id, Minggu (18/10/2026).

     

    Hasil peninjauan di lokasi menunjukkan ketebalan beton hanya berkisar 7 hingga 8 sentimeter, jauh di bawah standar yang disyaratkan. Pak Pepen menambahkan, warga sangat kecewa karena jalan yang sehari-hari mereka gunakan kualitasnya justru mengecewakan.

     

    "Kami sangat menyayangkan kalau hasilnya seperti ini. Jalan baru selesai tetapi sudah terlihat retak dan permukaannya tidak rata," katanya.

     

    Warga Desak Pemerintah Turun Langsung, 

     

    James Selvin Simarjuntak dari Laskar Merah Putih menegaskan agar Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi segera melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi.

     

    Warga pun menyampaikan harapan yang sama. Mereka meminta pemerintah turun ke lapangan dan memeriksa kualitas pekerjaan tersebut.

     

    "Kami meminta Pemerintah Kota Bekasi, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), segera turun langsung ke lokasi. Jika terbukti pekerjaan melenceng dari spesifikasi, dan dikerjakan ulang tanpa kompromi. Jangan biarkan anggaran ratusan juta uang rakyat dihamburkan untuk pekerjaan yang tidak tahan lama," tegas warga.

     

    Persoalan ini pun memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait pengawasan selama proses pekerjaan berlangsung. Masyarakat berharap pemerintah maupun pihak pelaksana dapat memberikan penjelasan secara terbuka dan memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.


    (Spn)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini