-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Danrem 081/DSJ Segera Bangun Jembatan Perintis Garuda

    trawlmediaindonesia
    Rabu, 21 Januari 2026, 18:15 WIB Last Updated 2026-01-21T11:15:34Z

    Trawlmediaindonesia.id MAGETAN – Papan kayu yang berderit dan struktur jembatan yang lapuk telah menjadi pemandangan sekaligus ketakutan sehari-hari bagi warga Desa Ngaglek, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Jembatan yang dibangun sejak tahun 2007 ini kondisinya kini sangat memprihatinkan dan mengancam keselamatan para pelintas.


    ​Kepala Desa Ngaglek, Parno, menceritakan kengerian yang hampir merenggut nyawa salah satu warganya. Karena kayu yang licin dan rapuh, seorang ibu yang membawa keranjang pernah terpeleset dan nyaris jatuh ke sungai.


    ​“Beruntung, keranjangnya tersangkut di salah satu papan sehingga tubuhnya tertahan dan warga bisa segera menolong. Kami sudah berupaya mengganti papan secara swadaya, tapi perbaikannya tidak bertahan lama karena memang sudah usia,” ujar Parno di lokasi, Rabu (21/1/2026).


    Mendengar keluhan warga, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto meninjau langsung lokasi jembatan. Ia menegaskan bahwa jembatan ini bukan sekadar penghubung, melainkan urat nadi aktivitas masyarakat, mulai dari anak sekolah hingga petani.


    ​Menurut Danrem, jembatan ini memangkas jarak tempuh warga hingga 4 kilometer jika dibandingkan harus memutar jalur lain yang mencapai 14 kilometer. Selain itu, jembatan ini menghubungkan dua wilayah penting, yakni Kecamatan Parang dan Kecamatan Ngariboyo.


    ​“Setiap hari anak-anak sekolah melintas di sini. Ini juga akses warga menuju lahan pertanian dan mencari pakan ternak. Jalur terdekat menuju fasilitas umum pusat kota juga melewati jembatan ini,” jelas Kolonel Arm Untoro.


    ​Komitmen TNI Melalui Jembatan Perintis Garuda Sebagai langkah konkret, Danrem 081/DSJ menetapkan jembatan Desa Ngaglek sebagai sasaran prioritas dalam program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Program ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan aksesibilitas di wilayah pelosok yang selama ini terabaikan.


    ​“Kami rencanakan pembangunan ini segera terealisasi dalam waktu dekat. Ini adalah bagian dari upaya kami (TNI) untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat dan memberikan solusi nyata atas keterbatasan aksesibilitas,” tegas Pamen TNI AD tersebut.


    ​Warga Desa Ngaglek kini menaruh harapan besar pada rencana pembangunan tersebut, agar anak-anak mereka tak lagi perlu menahan napas setiap kali menyeberangi sungai demi menuntut ilmu.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini