Trawlmediaindonesia.id Jakarta - Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan membuka secara resmi Sidang Pleno Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara Tahun 2026 secara hybrid di Ruang VIP, Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (22/1).
Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam rangkaian proses perencanaan pembangunan daerah yang akan mengarah pada penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2006.
Wakil Wali Kota menegaskan, Musrenbang merupakan wujud nyata tanggung jawab pemerintah dalam menerapkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, masyarakat, akademisi, hingga dunia usaha.
“Forum ini menjadi ruang untuk kita berkonsolidasi dan menyelaraskan usulan-usulan prioritas pembangunan yang telah dihimpun dari tingkat kelurahan dan kecamatan untuk kemudian menjadi bagian dari RKPD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027,” ujarnya.
Berdasarkan hasil inventarisasi, terdapat 2.003 usulan yang masuk dari 457 RW, terdiri dari 1.639 usulan fisik dan 364 usulan barang. Wakil Wali Kota berharap seluruh usulan tersebut tetap dikawal masyarakat di wilayah masing-masing serta dapat dipertahankan secara teknis maupun substansi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Utara, Budi Setiawan menjelaskan, tahun ini proses Musrenbang disederhanakan. Jika sebelumnya Musrenbang dilakukan berjenjang mulai dari tingkat RW, kelurahan, kecamatan hingga kota, maka kini rangkaian input aspirasi dari RW hingga kecamatan dijadikan satu dalam Musrenbang Kecamatan


