-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Ketua DPD BMP RI Papua Tengah dorong pengurus yang baru di lantik berani berikan saran kritik yang objektif, terukur dan berbasis Data

    trawlmediaindonesia
    Jumat, 23 Januari 2026, 19:36 WIB Last Updated 2026-01-23T12:36:17Z

     


    Trawlmediaindonesia.id MIMIKA – Melkisedek F.I. Rumawi, Ketua DPD BMP(Barisan Merah Putih) RI Provinsi Papua Tengah, memberikan instruksi tegas saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC Mimika di Hotel Cendrawasih 66 pada 23 Januari 2026. 


    Melkisedek mendorong para pengurus yang baru dilantik untuk tidak ragu dalam menyuarakan kritik secara terbuka terhadap pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Mimika. 


    "Pengurus yang baru di lantik untuk tidak ragu dalam menyuarakan kritik secara terbuka terhadap pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Mimika. Namun, di garisbawahi bahwa kritik yang disampaikan haruslah objektif, terukur, dan berbasis pada data lapangan." Tutur nya. 


    Menurut Melkisedek, peran organisasi sosial seperti BMP sangat penting sebagai fungsi kontrol sosial guna mendorong efektivitas dan optimalisasi kebijakan pemerintah. 


    Ia melihat bahwa keterlibatan aktif masyarakat melalui organisasi dapat mencegah terjadinya penyimpangan dan memastikan program pembangunan tepat sasaran.


    " Kritik yang konstruktif dipandang sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Papua. Fokus pengawasan tersebut, lanjut Melkisedek, harus mencakup sektor-sektor krusial seperti pembangunan kampung dan layanan dasar bagi masyarakat. "Ungkap nya. 


    " Di harapkan pengurus DPC aktif memantau apakah alokasi anggaran dan program kerja pemerintah sudah benar-benar menyentuh masyarakat di pelosok. Jika ditemukan ketimpangan, BMP harus hadir sebagai penyambung lidah masyarakat untuk memberikan masukan perbaikan kepada pihak eksekutif maupun legislatif. Selain menjalankan fungsi kontrol , "tegas nya. 


    Melkisedek juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas internal organisasi. Ia ingin agar anggota BMP memiliki pemahaman yang mendalam mengenai isu-isu pembangunan, sehingga kritik yang disampaikan memiliki bobot intelektual yang kuat. Dengan cara ini, BMP RI akan dipandang sebagai mitra dialog yang cerdas oleh pemerintah daerah, bukan sekadar organisasi yang hanya pandai melayangkan protes tanpa solusi.


    Sebagai langkah konkret, Melkisedek mengarahkan agar seluruh hasil monitoring dan kritik tersebut didokumentasikan dengan baik. Informasi-informasi strategis dari lapangan nantinya akan dikonsolidasikan dalam satu garis perjuangan di bawah naungan BMP RI. Dengan sinergi yang kuat antara tingkat kabupaten dan provinsi, diharapkan setiap aspirasi pengawasan ini dapat ditindaklanjuti secara serius hingga ke tingkat pengambil kebijakan yang lebih tinggi.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini