Trawlmediaindonesia.id
Jakarta – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang akan digelar di kawasan Monumen Nasional diperkirakan dihadiri ratusan ribu massa. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan kepadatan, kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas secara menyeluruh.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengatur jalur kedatangan para buruh dari berbagai daerah, termasuk Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat hingga Lampung.
"Rekayasa yang sudah kami lakukan, kami sudah mengatur rute perjalanan, baik saudara kita datang dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, sampai dengan Lampung, kita sudah atur flow mengarah ke Monas, termasuk kantong-kantong parkir bus yang akan digunakan," kata Komarudin, Kamis (30/4/2026).
Berdasarkan data sementara, jumlah massa yang akan hadir diperkirakan mencapai lebih dari 200 ribu orang. Selain terpusat di Monas, sejumlah kelompok juga disebut akan menggelar kegiatan di titik lain di Jakarta.
"Diperkirakan sampai dengan data terakhir yang kami terima, 200 ribu lebih buruh yang akan ke Monas dan ada beberapa kelompok yang mungkin akan melaksanakan kegiatan di beberapa titik Jakarta," ujarnya.
Ia pun mengingatkan masyarakat bahwa kondisi lalu lintas Ibu Kota berpotensi mengalami kepadatan, terlebih karena bertepatan dengan libur panjang akhir pekan.
"Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami menginformasikan bahwa kemungkinan besok Jakarta akan cukup padat. Namun demikian, kami akan berupaya agar seluruh aktivitas bisa berjalan walau ada perlambatan," tambahnya.
Komarudin menjelaskan, sekitar 4.000 bus diprediksi akan memasuki Jakarta untuk mengangkut peserta aksi. Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional, mulai dari pengalihan hingga penutupan jalan jika diperlukan.
"Rekayasa arus lalu lintas kami lakukan secara situasional ya. Rekayasa-rekayasa ini mulai dari pengalihan ataupun penutupan sekiranya memang nanti akan ada ruas-ruas jalan yang padat, volumenya cukup berat, maka kami akan lakukan pengalihan atau bahkan penutupan sekiranya itu diperlukan," jelasnya.
Polda Metro Jaya juga menetapkan beberapa zona sebagai indikator pengaturan lalu lintas. Zona hijau diharapkan tetap memungkinkan seluruh ruas jalan digunakan secara normal.
"Ya kami berharap kita tetap bermain di zona hijau, artinya bahwa seluruh ruas jalan bisa tetap digunakan untuk sirkulasi pergerakan baik kendaraan roda dua, roda empat, dan bus peserta yang nanti akan masuk," katanya.
Sementara itu, jika kepadatan meningkat ke zona kuning, rekayasa lalu lintas akan mulai diterapkan di sejumlah titik seperti Sarinah, Tugu Tani, hingga Harmoni.
"Ini sudah mulai akan kami alihkan ataupun kami kurangi volumenya sehingga mengantisipasi kepadatan yang bertambah panjang dan lama," tuturnya.
Diketahui ada sebanyak 1.793 personel lalu lintas disiagakan untuk mengamankan jalannya kegiatan. Para buruh dijadwalkan mulai berdatangan ke Jakarta sejak pagi hari.
(Ris)


