-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    DLH Kota Bekasi Awasi Pengolahan Limbah Metamorfosa, Bau Menyengat di Sumurbatu Berkurang

    trawlmediaindonesia
    Sabtu, 18 Juli 2026, 12:57 WIB Last Updated 2026-07-18T05:58:10Z

    Trawlmediaindonesia.id

    Kota Bekasi – Pemerintah Kelurahan Sumurbatu bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi melakukan pemantauan lapangan untuk memastikan tindak lanjut penanganan keluhan bau yang diduga berasal dari aktivitas pengolahan limbah sisa makanan milik usaha "Metamorfosa" di RT 001 RW 05, Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, Kamis (16/7/2026).


    Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil mediasi antara warga terdampak dan pihak pengelola usaha yang telah dilaksanakan pada Senin (13/7/2026).


    Pemantauan dihadiri Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup serta Penegakan Hukum (PPKLHPH) DLH Kota Bekasi Wulan Agustina, Tim Gakkum DLH Kota Bekasi, Kepala UPTD Kebersihan DLH Kecamatan Bantargebang Deddy Iskandar, Kepala Seksi Pemerintahan, Ketentraman dan Ketertiban Kelurahan Sumurbatu Feryandi, perwakilan warga Ifan, serta perwakilan manajemen Metamorfosa, Yani.


    Dari hasil pemeriksaan di lokasi, tim gabungan menemukan adanya perubahan yang cukup signifikan terhadap kondisi lingkungan. Intensitas bau menyengat yang sebelumnya dikeluhkan warga disebut telah berkurang setelah pengelola melakukan sejumlah perbaikan teknis pada proses operasional.


    "Berdasarkan hasil verifikasi dan pemantauan langsung di sekitar area operasional usaha, tim gabungan mencatat adanya perubahan serta penurunan intensitas bau atau aroma menyengat yang sangat signifikan dibandingkan kondisi sebelum mediasi. Upaya pembenahan teknis yang dilakukan oleh manajemen pengelola mulai menunjukkan dampak positif terhadap kenyamanan lingkungan permukiman warga," demikian hasil pemantauan DLH Kota Bekasi.


    Warga yang mengikuti pemantauan turut memberikan apresiasi atas langkah perbaikan yang telah dilakukan pengelola. Meski demikian, mereka berharap upaya tersebut dilakukan secara konsisten agar gangguan bau tidak kembali terjadi.


    "Pihak warga setempat mengapresiasi upaya perbaikan yang telah dilakukan dan berharap agar konsistensi operasional pengelolaan limbah ini dapat dipertahankan secara terus-menerus guna mencegah timbulnya kembali gangguan bau serupa di masa mendatang," tulis keterangan tersebut.


    Selain mengevaluasi kondisi di lapangan, DLH Kota Bekasi juga memeriksa aspek administratif usaha, termasuk kelengkapan dokumen perizinan operasional pengelolaan limbah.


    "Sebagai langkah tindak lanjut pengawasan administratif, DLH Kota Bekasi menjadwalkan pertemuan khusus lanjutan untuk membahas kelengkapan izin operasional pengelolaan limbah tersebut," demikian keterangan DLH.


    DLH Kota Bekasi menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat kelurahan, pelaku usaha, dan masyarakat. Langkah ini bertujuan menjaga kualitas lingkungan hidup sekaligus memastikan kegiatan usaha tetap berjalan sesuai ketentuan tanpa mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga di Kecamatan Bantargebang.


    (Red)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini