-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Desak Pemerintah Tangani Krisis Iklim

    trawlmediaindonesia
    Selasa, 20 Oktober 2026, 12:05 WIB Last Updated 2026-10-20T05:05:57Z

    Trawlmediaindonesia.id

    Jakarta – Aktivis Greenpeace Indonesia menggelar aksi protes dengan membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026) pagi. Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak pemerintah lebih serius menangani krisis iklim, bencana alam, dan kebakaran hutan yang belum kunjung teratasi.


    Dalam aksinya, para aktivis membentangkan sejumlah spanduk dari bagian atas monumen hingga menjulur ke area bawah. Salah satu spanduk berlatar kuning bertuliskan, “Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?”


    Spanduk lainnya memuat pesan, “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup”. Pesan tersebut menjadi bentuk kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai belum mampu mengatasi krisis iklim dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.


    Juru Kampanye Keadilan Iklim Greenpeace Indonesia, Jeanny Sirait, mengatakan pihaknya terus menyuarakan aspirasi masyarakat agar pemerintahan Prabowo-Gibran memberikan perhatian serius terhadap krisis iklim.


    Menurut Jeanny, dampak krisis iklim tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap kondisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.


    “Dampaknya paling berat dirasakan oleh kelompok pekerja yang hidup dalam kerentanan ekonomi,” kata Jeanny dalam siaran persnya, Selasa.


    Ia juga menyoroti kebakaran hutan yang masih menyebabkan kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan berada pada tingkat berbahaya bagi masyarakat.


    “Kabut asap berkepanjangan adalah salah satu contoh nyata bagaimana krisis ekologis membebani kehidupan masyarakat, mulai dari gangguan kesehatan hingga aktivitas ekonomi sehari-hari,” lanjutnya.


    Spanduk Diturunkan, Aktivis Masih Bertahan di Atas Monumen


    Spanduk protes tersebut telah diturunkan oleh aparat kepolisian sekitar pukul 09.30 WIB. Namun, sekitar enam aktivis Greenpeace yang sebelumnya memasang spanduk masih bertahan di atas Monumen Selamat Datang hingga pukul 10.00 WIB.


    Para aktivis terlihat mengenakan helm dan alat pelindung diri (APD). Mereka juga membawa sejumlah perlengkapan, termasuk tali sling yang diikatkan ke tubuh untuk membantu pergerakan saat berada di atas monumen.


    Sementara itu, sejumlah petugas kepolisian, pemadam kebakaran, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersiaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi. Petugas juga terlihat memasuki area perairan di sekitar Bundaran HI.


    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung beberapa kali mengimbau para aktivis agar segera turun dari monumen dengan memperhatikan keselamatan.


    “Rekan-rekan, tolong segera turun, perhatikan keselamatan, utamakan keselamatan,” ujar Reynold menggunakan pengeras suara.


    Untuk mendukung penanganan di lokasi, kendaraan taktis (rantis) kepolisian dan mobil tahanan turut disiagakan di samping pos polisi MH Thamrin.


    Petugas juga mulai memasang tali yang menjulur ke bawah sebagai jalur untuk membantu para aktivis turun dari monumen.


    Hingga pukul 10.10 WIB, keenam aktivis tersebut masih berada di atas Monumen Selamat Datang. Aparat tetap bersiaga sembari mengimbau mereka untuk segera turun demi menghindari risiko keselamatan.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini