-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    PangkorNas PPMI: Laskar Garda Terdepan Dobrak Kezaliman di Perusahaan

    trawlmediaindonesia
    Minggu, 18 Oktober 2026, 19:13 WIB Last Updated 2026-10-18T12:15:47Z

     


    Trawlmediaindonesia.id

    SUBANG – Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Jawa Barat menggelar Jambore Laskar PPMI se-Jawa Barat di Desa Segalaherang, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Minggu (18/10/2026).


    Kegiatan dua hari ini diikuti perwakilan laskar dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat, mulai dari Subang, Karawang, Purwakarta, Bogor, Majalengka, Bekasi, hingga Cianjur.


    Panglima Komando Nasional (PangkorNas) PPMI, Ato, menegaskan jambore ini fokus pada pembentukan karakter mental laskar sebagai garda terdepan organisasi.


    "Yang disoroti di kegiatan ini yaitu membentuk karakter mental daripada laskar di organisasi PPMI kita, biar mereka itu punya mental yang kuat menghadapi tantangan terkait perburuhan, apalagi kemarin pasca pengesahan undang-undang yang isinya sangat menyangkut wong pekerja," ujar Ato.


    Menurutnya, laskar adalah garda terdepan yang harus memiliki mental baja dalam mengawal aksi-aksi perburuhan, baik di tingkat daerah, provinsi, maupun nasional.


    "Jambore Laskar PPMI Jawa Barat ini untuk mengasah mental kawan-kawan laskar, karena laskar ini adalah garda terdepan organisasi PPMI," tegasnya.


    Disiapkan Hanya 1 Minggu, 105 Laskar Hadir


    Ketua Panitia, Budi Anto, mengungkapkan acara ini disiapkan dalam waktu sangat singkat, hanya satu minggu, namun berhasil menghadirkan 105 peserta laskar.


    "Dengan waktu yang sangat singkat, hanya diberikan waktu satu minggu untuk mengundang dari tujuh kabupaten dengan jumlah peserta hari ini 105 orang peserta laskar PPMI. Kami dengan waktu sesingkat mungkin melakukan gerakan cepat dengan mengirimkan surat pemberitahuan ke instansi terkait, Kapolres, Dandim, Kelurahan, Desa, Koramil," ujar Budi Anto.


    Ia menambahkan, izin kegiatan telah resmi diberikan oleh Kelurahan Desa Segalaherang, Kecamatan Sagalaherang.


    "Alhamdulillah acara hari ini dari Desa Segalaherang memberikan izin," ucapnya.


    Bukan Seremonial, Siap Kawal Implementasi UU


    Ato menegaskan, jambore ini bukan sekadar seremonial. "Ini bukan hanya acara seremonial saja, tetapi ini menjadi PR saya selaku pembina, selaku PangkorNas Nasional, mengawal semua kegiatan aksi, baik di daerah maupun di provinsi dan nasional. Tentunya laskar-laskar ini harus dibekali pendidikan, pelatihan agar mereka siap ketika saya instruksikan turun aksi," jelasnya.


    Ia mengingatkan, meski Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan telah disahkan Presiden, pengawalan masih panjang.


    "PR kita ke depan masih panjang, walaupun kemarin undang-undang sudah disahkan, tetapi pengawalan perlu kita lakukan karena masih ada turunan-turunan daripada undang-undang tersebut. Itu peran laskar sangat diperlukan," tandasnya.


    Sementara Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPMI Provinsi Jawa Barat, Lili Hambali, menyebutkan total peserta dan panitia yang hadir mencapai 160 orang.


    "Jumlah peserta hari ini dengan panitia kurang lebih 160 orang yang kita kumpulkan dari seluruh kabupaten di Jawa Barat. Sebelum hari ini berkumpul, kita seleksi dari setiap kota kabupaten, tapi tetap tidak kita batasi kepesertaannya," ujar Lili Hambali.


    Ia menambahkan, jambore akan digelar rutin.


    "Mungkin nanti akan ada jambore-jambore lagi, kita akan seleksi lagi dan rutin melakukan kegiatan jika jumlah laskar yang kita butuhkan bertambah banyak."


    Lebih lanjut, Lili menekankan tujuan utama adalah menanamkan keberanian.


    "Kita bagaimana menanamkan rasa percaya diri, tidak ada rasa takut untuk mendobrak segala kezaliman di tingkat perusahaan maupun pemerintahan. Karena pengawalan terhadap undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru ini yang sulit itu mengimplementasikan di tingkat perusahaan. Jadi sangat diperlukan laskar yang berwawasan, cerdas, berani, dan militan," pungkasnya.


    (Ida)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini