Trawlmediaindonesia.id
Kota Bekasi – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan apresiasi terhadap kemajuan Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Wali Kota Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe. Ia menilai Kota Bekasi kini semakin berkembang dengan kondisi lingkungan yang bersih, penerangan jalan yang baik, serta masyarakat yang semakin sehat.
Pujian tersebut disampaikan Dedi Mulyadi saat memberikan sambutan dalam pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (7/11/2026) malam.
Di hadapan para kepala daerah se-Jawa Barat dan ribuan insan olahraga yang hadir, Dedi secara khusus menyoroti perubahan positif yang terlihat di Kota Bekasi.
"Kepada seluruh warga kita Bekasi yang malam ini dipimpin oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Kota Bekasi saya lihat tumbuh menjadi kota yang bersih, terang, dan sehat," ujar Dedi.
Ia pun menguraikan tiga indikator yang menjadi penilaiannya terhadap perkembangan Kota Bekasi. Menurutnya, kebersihan terlihat dari pengelolaan sampah, kondisi terang tercermin dari penerangan jalan umum (PJU), sedangkan aspek kesehatan didukung oleh aktivitas olahraga masyarakat.
"Bersih karena bisa ngurus sampah, terang karena malam hari PJU-nya nyala-nyala, dan sehat karena warganya bisa berolahraga, baik olahraga prestasi maupun kegemaran," ungkapnya.
Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kota Bekasi untuk terus melanjutkan berbagai program pembenahan, terutama dalam pengelolaan lingkungan, peningkatan infrastruktur penerangan, serta pengembangan olahraga masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Gubernur Jawa Barat terhadap pembangunan Kota Bekasi. Ia menegaskan, kemajuan suatu daerah membutuhkan kerja sama seluruh tingkatan pemerintahan.
"Kami memahami bahwa membangun Jawa Barat tidak bisa dikerjakan oleh pemerintah provinsi sendirian. Tidak bisa juga hanya mengandalkan pemerintah kabupaten dan kota masing-masing. Kita harus bergerak bersama," kata Tri.
Tri menjelaskan, Pemkot Bekasi terus berupaya meningkatkan kualitas pembangunan demi menciptakan kota yang nyaman dan sejahtera. Sejumlah program yang telah dijalankan mencakup perbaikan infrastruktur, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, pengembangan ruang terbuka hijau, hingga penguatan transportasi publik melalui Trans Beken.
Terkait penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat 2026, Tri menyebut kepercayaan yang diberikan kepada Kota Bekasi sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan maksimal.
Ia berharap seluruh kontingen, atlet, dan tamu dari berbagai daerah dapat merasakan pelayanan terbaik selama berada di Kota Bekasi.
"Kami ingin menjadi tuan rumah yang dikenang karena pelayanan, bukan hanya karena kemeriahan pembukaan. Kami ingin setiap tamu yang datang ke Bekasi merasa disambut, setiap atlet merasa dihargai, dan setiap pertandingan berlangsung dengan baik," ujarnya.
Untuk memastikan kelancaran kegiatan, Pemkot Bekasi bersama Panitia Besar (PB) Porprov, KONI, TNI-Polri, perangkat daerah, serta unsur terkait telah mempersiapkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan.
Persiapan tersebut meliputi kesiapan venue pertandingan, akses transportasi, pengaturan lalu lintas, keamanan, kebersihan, pelayanan kesehatan, hingga pemenuhan kebutuhan atlet dan ofisial.
Tak hanya berfokus pada kesuksesan penyelenggaraan, Tri juga menargetkan kontingen Kota Bekasi mampu meraih hasil maksimal dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
"Target kita jelas. Kita ingin meraih prestasi setinggi-tingginya. Kita ingin menjadi juara umum Porprov XV Jawa Barat 2026," tegasnya.
Menurut Tri, target tersebut menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik setelah menjalani proses pembinaan bersama pelatih, klub, cabang olahraga, dan KONI.
Ia juga mengingatkan para atlet agar bertanding dengan penuh semangat, menjaga sportivitas, serta memperkuat persaudaraan antardaerah.
Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, Tri berharap Porprov XV mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Kota Bekasi. Kedatangan atlet, ofisial, keluarga, dan suporter dari berbagai daerah diyakini dapat meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, kuliner, transportasi, pusat perbelanjaan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Porprov harus mampu melahirkan prestasi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kami ingin kegiatan ini menjadi momentum penggerak ekonomi daerah," tambahnya.
Di akhir sambutannya, Tri menekankan pentingnya menjadikan Porprov sebagai momentum untuk memperkuat ekosistem olahraga di Jawa Barat. Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan, didukung fasilitas olahraga yang semakin memadai, serta memberikan ruang lebih luas bagi munculnya atlet-atlet muda berprestasi.
Apresiasi yang disampaikan Gubernur Dedi Mulyadi terhadap perkembangan Kota Bekasi diharapkan semakin memperkuat semangat pemerintah daerah dan masyarakat untuk melanjutkan pembangunan sekaligus menyukseskan Porprov XV Jawa Barat 2026.
(Red)


