-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kajian Ideopolitor MPKSDI PWM DKI Jakarta Jadi Ajang Penguatan Ideologi Muhammadiyah

    trawlmediaindonesia
    Selasa, 10 Maret 2026, 14:55 WIB Last Updated 2026-03-10T07:55:08Z

     

    Trawlmediaindonesia.id

    Jakarta – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta menyelenggarakan Kajian Ideologi, Politik, dan Organisasi (Ideopolitor) pada Sabtu (7/3/2026), di Aula Ir. Djuanda, Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.


    Kegiatan bertema “Meneguhkan Ideologi, Menguatkan Organisasi, Menuju Visi Muhammadiyah” tersebut menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan regional, antara lain Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. Busyro Muqoddas, dr. Agus Taufiqurrahman, Dr. Sayuti, dan Wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jakarta Prof. Agus Suradika, Prof. Bunyamin, serta H. Supriyadi Karsim.


    Berbagai materi strategis dibahas dalam forum ini, meliputi konstelasi politik kebangsaan, kontekstualisasi ideologi dalam kehidupan bernegara dan global, serta strategi transformasi sistem organisasi Muhammadiyah dalam menghadapi dinamika dan tantangan zaman.


    Ketua PWM DKI Jakarta, Abu Bakar, dalam sambutannya menegaskan bahwa kajian tersebut merupakan ruang strategis bagi persyarikatan untuk memperkuat konsolidasi sekaligus memperdalam pemahaman ideologi gerakan.


    Ia menjelaskan bahwa forum Ideopolitor berfungsi sebagai sarana tajdid atau pembaruan pemikiran, sekaligus wadah penguatan fondasi ideologis Muhammadiyah di tengah perubahan sosial yang semakin cepat.


    “Kajian Ideopolitor ini menjadi sarana tajdid atau pembaruan pemikiran, konsolidasi organisasi, sekaligus penguatan ideologi Muhammadiyah,” ujar Abu Bakar.


    Menurutnya, sebagai gerakan Islam berkemajuan, Muhammadiyah perlu terus memperkuat manhaj beragama agar para kader memiliki keteguhan sikap dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai paham yang berkembang di tengah masyarakat.


    Sementara itu, Prof. Bunyamin, Wakil Ketua PWM DKI Jakarta yang membidangi MPKSDI, menyampaikan bahwa forum tersebut memiliki peran penting dalam memperdalam pemahaman kader mengenai ideologi Muhammadiyah, dinamika politik kebangsaan, serta penguatan kapasitas organisasi.


    Dalam konteks perkembangan zaman yang semakin kompleks, Muhammadiyah, menurutnya, perlu terus melakukan penguatan ideologis dan organisatoris agar tetap relevan dalam memberikan kontribusi bagi bangsa serta umat manusia secara luas.


    “Kajian ini bertujuan untuk memperkokoh pemahaman kader terhadap nilai-nilai dasar Muhammadiyah serta meningkatkan kemampuan organisasi dalam menghadapi tantangan kebangsaan dan global,” ujar Prof. Bunyamin.


    Melalui kegiatan ini diharapkan para pimpinan Muhammadiyah di berbagai tingkatan semakin memperkuat komitmen ideologis, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta memperluas peran gerakan dalam membangun masyarakat Islam yang berkemajuan.


    Kegiatan tersebut diikuti sekitar 313 pimpinan Muhammadiyah se-DKI Jakarta, yang terdiri dari unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah, para ketua dan sekretaris majelis serta lembaga di tingkat wilayah, serta pimpinan organisasi otonom Muhammadiyah di DKI Jakarta.


    Partisipasi para pimpinan dari berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperteguh komitmen ideologis Muhammadiyah dalam menghadapi dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini