-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Longsor Sampah di Bantargebang, Minta Evakuasi Cepat

    trawlmediaindonesia
    Minggu, 08 Maret 2026, 23:57 WIB Last Updated 2026-03-08T16:57:25Z

    Trawlmediaindonesia.id

    Bekasi - Longsor sampah terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, pada hari ini, Minggu (08/03/2026). Insiden ini menimbun beberapa truk sampah dan diduga kuat ada banyak korban jiwa, termasuk sopir truk dan pemulung yang berada di lokasi.


    Dalam video yang beredar, terlihat tumpukan sampah yang longsor menutupi truk-truk sampah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sedang antre membuang muatan.


    Salah seorang pengemudi truk sampah terlihat pada video mengatakan, “Depan saya 3 mobil ini, tadi termasuk kuya, kayanya kependem nih kuya dalem mobil,” ucapnya.


    Adapun warga lainnya, menjelaskan pada lokasi kejadian, dimana itu letak titik kumpulnya mobil untuk pembuangan sampah, disana ada beberapa orang yang meronjok sampahan. Ia menambahkan juga, didekat titik kumpul pembuangan tidak jauh ada warung dan banyak orang-orang berkumpul disana.


    "Disono itu titik pas buangannya, makanya yang nyari juga lagi pada ngumpul ngeronjok pas ketimbun pisan. Disini apalagi ada letak warung, katanya orang-orang lagi pada di warung banyak juga, informasinya belum pada ketemu juga," paparnya.


    Saat proses evakuasi menggunakan beko berlangsung dramatis, terdengar pada video beredar isak tangis keluarga korban. Menanggapi kejadian ini dengan serius. 


    “Kami sangat prihatin dengan kejadian longsor sampah di TPST Bantargebang yang menimbun truk sampah dan sopir. Kami berharap proses evakuasi dan penanganan korban dapat dilakukan dengan cepat dan aman,” ujarnya.


     “Kami juga meminta pihak berwenang untuk melakukan investigasi menyeluruh terkait kejadian ini dan mengambil tindakan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” jelasnya.


    Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan informasi tentang korban jiwa masih dalam proses lebih lanjut.


    (Sopian)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini