-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Diduga Proyek Pemeliharaan SDN Telagamurni 03 Abaikan Kualitas Pekerjaan, Konsultan Disebut Bungkam Saat Dikonfirmasi

    trawlmediaindonesia
    Kamis, 21 Mei 2026, 15:12 WIB Last Updated 2026-05-21T08:12:13Z

     

    Trawlmediaindonesia.id

    Bekasi – Proyek pekerjaan pemeliharaan di SDN Telagamurni 03, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menjadi sorotan awak media setelah ditemukan sejumlah dugaan ketidaksesuaian teknis di lapangan. Proyek yang disebut memiliki anggaran ratusan  juta  rupiah tersebut dikerjakan oleh CV Gabus Kreasi Bersatu diduga dikerjakan asal-asalan dan berpotensi mengurangi kualitas bangunan.


    Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, terlihat beberapa bagian pondasi diduga dipasang tidak sesuai standar teknis. Awak media menemukan adanya jarak cincin pondasi yang dipasang sekitar 17 sampai 18 centimeter, padahal menurut standar teknis seharusnya sekitar 15 centimeter.


    Selain itu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, konsultan yang diketahui bernama Ridwan tidak memberikan jawaban jelas terkait spesifikasi pekerjaan. 


    Pertanyaan mengenai jenis batu yang digunakan, apakah batu atlas atau batu belah, juga tidak dijawab oleh pihak konsultan.


    Tidak hanya itu, awak media juga mempertanyakan terkait selup atas dan ukuran jarak cincin yang digunakan dalam pekerjaan tersebut. Namun lagi-lagi pihak konsultan Ridwan hanya membaca pesan tanpa memberikan penjelasan ataupun klarifikasi.


    Di lokasi pekerjaan juga terlihat pondasi yang diduga dipasang dengan kondisi mengkhawatirkan. Beberapa bagian tampak diganjal menggunakan balok-balok, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap kekuatan struktur bangunan.


    Kondisi saluran air di area proyek pun terlihat tergenang cukup parah. Bahkan terdapat dugaan sebagian pekerjaan tidak menggunakan pondasi sebagaimana mestinya. Awak media juga mempertanyakan dugaan penggunaan hebel untuk mengganjal pondasi, yang dinilai tidak sesuai peruntukan.


    Hingga berita ini diturunkan, pihak konsultan Ridwan belum memberikan tanggapan resmi terkait berbagai pertanyaan dan temuan di lapangan. Awak media berharap pihak terkait segera memberikan klarifikasi agar proyek pembangunan di lingkungan sekolah tersebut tetap mengutamakan kualitas dan keselamatan bangunan.


    (Spn)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini