-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pemkot Bekasi Tegaskan Komitmen Pendidikan Merata dalam SPMB 2026

    trawlmediaindonesia
    Senin, 11 Mei 2026, 15:06 WIB Last Updated 2026-05-11T08:06:35Z


    Trawlmediaindonesia.id

    Kota Bekasi – Apel pagi di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin pagi, dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi perhatian, mulai dari pemberian penghargaan di bidang olahraga, apresiasi kepada petugas pendataan wilayah, hingga pelepasan Tim Terpadu Penyelenggaraan Kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.


    Pada kesempatan itu, Sekda menyerahkan piala kepada para juara Open Archery Tournament Bekasi 2026. Kontingen PERPANI Kota Bekasi berhasil meraih Juara Umum I, diikuti DAD Archery di posisi kedua, serta PERPANI Kabupaten Bekasi sebagai Juara Umum III. Penghargaan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Bekasi terhadap pembinaan atlet dan pengembangan olahraga panahan di daerah.


    Selain penghargaan olahraga, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan apresiasi kepada lima petugas Pamor dengan capaian pendataan masyarakat tertinggi. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi para petugas lapangan dalam melakukan validasi dan pemutakhiran data kewilayahan secara optimal.


    Menjelang Idul Adha 1447 H, Wali Kota Bekasi turut melepas Tim Terpadu Penyelenggaraan Kurban 2026 yang terdiri dari unsur Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jabar V, serta kader zoonosis. Tim ini bertugas melakukan pengawasan kesehatan hewan kurban dan memastikan pelaksanaan kurban berjalan aman serta sesuai ketentuan.


    Dalam arahannya, Sekda Kota Bekasi juga menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Bekasi. Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab penuh dalam memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terkendala persoalan administratif maupun teknis.


    “Komitmen kita adalah suksesnya program wajib belajar 12 tahun. Tugas pemerintah adalah menyiapkan, baik itu di sekolah negeri maupun swasta. Intinya, jika ada warga yang ingin sekolah, kita wajib memfasilitasi,” ujar Junaedi.


    Ia juga meminta seluruh aparatur wilayah, mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan, untuk aktif memantau kondisi pendidikan masyarakat agar tidak ada anak yang putus sekolah.


    “Saya instruksikan mulai dari tingkat Kelurahan hingga Kecamatan untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah. Semua harus termonitor dengan baik sehingga target pendidikan di Kota Bekasi dapat tercapai secara maksimal,” tutupnya.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini