-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kemenag RI Luncurkan Kampung Zakat: Dari Dhuafa Menjadi Muzakki Lewat Zakat Sepanjang Tahun

    trawlmediaindonesia
    Jumat, 24 Juli 2026, 12:31 WIB Last Updated 2026-07-24T05:31:23Z

    Trawlmediaindonesia.id

    Jakarta – Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara mulai menggenjot pembentukan " Kampung Zakat sebagai bagian dari 8 program prioritas Kementerian Agama dalam "Asta Protas" Presiden. Program ini menyasar peningkatan kesejahteraan umat melalui pemberdayaan zakat, infak, dan sedekah yang dikelola sepanjang tahun, bukan hanya saat Ramadan.


    Kepala Kantor Kemenag Jakarta Utara, Haji Mawardhi Abdul Ghani, menjelaskan Kampung Zakat memiliki 2 tipologi: berbasis masjid melalui UPZ-UPZ yang sudah ber-SK BAZNAS, dan berbasis wilayah di tingkat RW, RT, hingga kelurahan.


    “Kita ingin penyadaran dan edukasi tentang zakat ini dilakukan sepanjang tahun: zakat, infak, sedekah. Sehingga hasil yang terkumpul bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di sekitar,” ujar Mawardhi, Jumat 24 Juli 2026.


    UPZ Nurul Huda Pulau Tidung Jadi Contoh


    Salah satu Kampung Zakat yang sudah berjalan adalah UPZ Masjid Nurul Huda di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Program itu dinilai berhasil karena manfaatnya langsung dirasakan warga. 


    “Kalau ada orang yang meninggal itu bisa memberikan uang duka senilai 5 juta,” kata Mawardhi.


    Untuk Jakarta Utara, Kemenag menunjuk Kampung Bayam sebagai percontohan Kampung Zakat DKI Jakarta. Saat ini masih tahap pembentukan tim dan komunikasi dengan pihak Kelurahan dan Kecamatan. 


    “Di DKI ini sudah ada dua: kemarin di Kepulauan Seribu, hari ini ada di Jakarta Utara. Saya berkesempatan di Kepulauan Seribu kemudian juga, sekarang saya di Jakarta Utara juga diberikan tugas untuk mengembangkan Kampung Zakat,” jelasnya.


    Fokus Ekonomi, Pendidikan, dan Keagamaan


    Mawardhi menegaskan, Kemenag tidak masuk ke ranah tata ruang karena itu kewenangan Pemda DKI. Fokus Kampung Zakat adalah memberdayakan masyarakat dhuafa agar naik kelas menjadi muzakki.


    Intervensinya mencakup 3 hal:


    1. Ekonomi dengan  mengembangkan usaha dan penghidupan warga


    2. Pendidikan dengan memastikan anak usia sekolah tetap sekolah. Termasuk membantu akses beasiswa bagi yang tertinggal, baik di sekolah negeri maupun swasta yang berbayar


    3. Keagamaan dengan mendukung lembaga pendidikan seperti masjid, musala, dan PAUD agar misi dakwah berjalan baik


    “Ketika nggak mampu membiayai itu, ya mau nggak mau lah berhenti sekolahnya. Kita ingin memastikan bahwa anak usia sekolah di Kampung Bayam itu semuanya bisa sekolah,” ujarnya.


    Ajak Masyarakat Bangun Kepercayaan


    Mawardhi mengajak masyarakat Jakarta Utara yang memiliki kelebihan rezeki untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Kampung Zakat.


    “Persoalan komunikasi dan persoalan trust biasanya. Trust itu kepercayaan masyarakat terhadap pengelola zakat. Khawatir zakatnya tidak sampai, khawatir diselewengkan,” katanya. 


    Ia berharap dengan pendampingan dan pembinaan, kesadaran masyarakat Jakarta Utara terhadap Kampung Zakat meningkat dan menjadi wadah kolaborasi membantu warga kurang mampu.


    (Ida)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini