-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Hadiri HUT Gereja Santo Stanislaus Kostka, Tri Adhianto Ajak Warga Perkuat Toleransi dan Kepedulian

    trawlmediaindonesia
    Selasa, 25 Agustus 2026, 15:19 WIB Last Updated 2026-08-25T08:19:29Z

    Trawlmediaindonesia.id

    Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Gereja Katolik Santo Stanislaus Kostka, Paroki Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.


    Dalam kesempatan tersebut, Tri menilai kawasan Kranggan memiliki karakter masyarakat yang kuat dalam menjaga keberagaman dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, keberagaman yang terpelihara menjadi modal penting dalam memperkuat toleransi di Kota Bekasi.


    “Ketoleransian ini terbentuk dari adat istiadat dan keberagaman yang ada di masyarakat. Ini menjadi salah satu kekuatan Kota Bekasi sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi,” ujar Tri.


    Ia mengatakan, capaian Kota Bekasi sebagai salah satu daerah dengan tingkat toleransi tinggi di Indonesia perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan. Berdasarkan pemeringkatan Setara Institute, Kota Bekasi pada 2025 berada di peringkat kelima sebagai kota paling toleran di Indonesia.


    “Harapannya, di tahun 2026 ini Kota Bekasi bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. Tentu ini membutuhkan peran dan kebersamaan seluruh masyarakat,” katanya.


    Selain menyampaikan pesan mengenai toleransi, Tri juga mengajak umat Kristiani yang hadir dalam perayaan tersebut untuk memperluas makna kebersamaan dengan menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang tengah tertimpa bencana.


    Ia mengajak seluruh umat dan masyarakat Kota Bekasi untuk mendoakan warga terdampak bencana, khususnya di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan.


    “Mari kita bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Tidak hanya dengan doa, tetapi juga dengan kepedulian dan bantuan nyata,” ungkapnya.


    Tri turut mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam penggalangan bantuan bagi para korban bencana. Ia mengingatkan kembali semangat gotong royong warga Kota Bekasi saat menggalang dana untuk membantu masyarakat Aceh.


    Menurut Tri, aksi solidaritas tersebut menunjukkan bahwa toleransi di Kota Bekasi tidak berhenti pada penghormatan terhadap perbedaan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian dan kemanusiaan.


    Ia berharap semangat toleransi, gotong royong, dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat Kota Bekasi. Dengan demikian, keberagaman tidak hanya menjadi identitas kota, tetapi juga menjadi kekuatan untuk membangun daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini