-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Jakarta Utara Hadirkan Ekoregion Kalimantan di Flona 2026 Hadirkan Wawasan Perkaya Lingkungan

    trawlmediaindonesia
    Minggu, 30 Agustus 2026, 16:55 WIB Last Updated 2026-08-30T09:55:55Z

    Trawlmediaindonesia.id

    Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan Pameran Pertamanan, Flora dan Fauna (FLONA) 2026 sebagai ruang edukasi sekaligus rekreasi bagi masyarakat. Berlangsung di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, FLONA 2026 digelar mulai 28 Agustus hingga 28 September 2026 dengan mengusung tema “Akar Nusantara Bertumbuh di Jakarta”.


    Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum FLONA 2026 dengan mengunjungi berbagai stan yang menampilkan kekayaan flora, fauna, budaya, dan kearifan lokal Nusantara, khususnya stan Jakarta Utara yang mengangkat konsep Ekoregion Pulau Kalimantan.


    Konsep Ekoregion Pulau Kalimantan yang dihadirkan Jakarta Utara menjadi bagian dari enam zona Ekoregion Nusantara dalam FLONA 2026. Enam zona tersebut meliputi Sumatra, Jawa dan Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Maluku, serta Papua.


    Masing-masing zona menghadirkan kekayaan flora, fauna, sejarah, keanekaragaman hayati, serta kearifan lokal dari berbagai wilayah Indonesia. Konsep tersebut diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan biodiversitas Nusantara kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan ruang terbuka hijau.


    Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Reina Camelia, menjelaskan bahwa konsep Ekoregion Pulau Kalimantan yang ditampilkan Jakarta Utara mengangkat fungsi penting Kalimantan sebagai salah satu kawasan hutan tropis yang berperan besar dalam menjaga keseimbangan lingkungan global.


    Menurutnya, kehadiran konsep tersebut tidak hanya menjadi bagian dari dekorasi pameran, tetapi juga sarana edukasi untuk mengajak masyarakat memahami hubungan antara keberadaan hutan, keanekaragaman hayati, ruang hijau, dan kualitas lingkungan perkotaan,"ungkap Reina .


    (Tto)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini