TRAWLMEDIAINDONESIA.ID
BOGOR – Komunitas pecinta alam GMF Rescue menggelar aksi bersih Gunung Munara di Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Minggu (13/9/2026). Kegiatan ini sekaligus mengingatkan para pendaki untuk menjaga kelestarian alam dengan membawa turun kembali sampah yang dibawa naik.
Aksi bersih ini menjadikan Warung Mama Indri sebagai titik kumpul utama . Warung yang berlokasi di Jl. Prada Samlawi, RT 07/RW 02, Kampung Sawah ini dikenal sebagai Basecamp Utama Pendakian Gunung Munara.
Bagi pendaki, Warung Mama Indri bukan hanya tempat membeli Mie Instan , kopi, dan teh. Tempat ini menjadi ruang persiapan sebelum mendaki, tempat beristirahat setelah turun, dan titik temu antara pendaki, komunitas, serta warga sekitar.
Gunung Munara, Destinasi Hiking Dekat Jabodetabek
Gunung Munara menjadi salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Bogor yang dekat dari Jakarta dan Jabodetabek. Jalurnya relatif singkat namun memiliki tanjakan dan medan berbatu, sehingga cocok untuk pendaki pemula, latihan fisik, hingga komunitas trail running.
"Karakter Munara membuatnya ideal sebagai 'sekolah' pendaki pemula. Di sini kita belajar mengatur napas, tenaga, dan menghormati alam sebelum mencoba gunung yang lebih tinggi," terang Ketua GMF Rescue Agus Heri , dalam keterangan resminya.(13/9).,
Kawasan ini juga berpotensi menjadi wisata keluarga berbasis alam, selama tetap memperhatikan kondisi cuaca, jalur, dan keselamatan.
Dari Basecamp ke Ruang Silaturahmi
Sosok Mama Indri menjadi daya tarik tersendiri. Di sela melayani pendaki, ia sering menyampaikan nasihat dan tausiah sederhana tentang keluarga, syukur, dan kesabaran.
"Pendaki datang untuk mengisi tenaga. Tapi tidak jarang mereka juga pulang membawa bekal untuk hati," demikian suasana di warung tersebut.
Warung Mama Indri juga menjadi contoh bagaimana masyarakat lokal terlibat dalam ekosistem wisata. Dari makanan, tempat parkir, hingga interaksi sosial, ekonomi warga ikut tumbuh bersama ramainya pendaki.
GMF Rescue "Mendaki Sekaligus Menjaga
Melalui aksi bersih ini, GMF Rescue mengajak pendaki menerapkan prinsip "Bawa naik sampahmu, bawa turun kembali". Botol plastik, kemasan makanan, dan tisu tidak seharusnya tertinggal di jalur.
"Kegiatan ini bukan hanya soal membersihkan jalur. Ini tentang membangun budaya pendakian yang bertanggung jawab. Semakin banyak pengunjung, semakin besar tanggung jawab kita menjaga Munara," unggap Agus .
GMF Rescue adalah komunitas yang bergerak di bidang sosial, kemanusiaan, kepedulian lingkungan, dan aktivitas alam bebas. Aksi di Gunung Munara merupakan bagian dari komitmen mereka memperkuat budaya menjaga alam.


