Trawlmediaindonesia.id
Jakarta – Presiden DPP Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) & Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia (KBMI) , Daeng Wahidin, menyampaikan apresiasi usai aksi besar-besaran ribuan buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di depan Gedung DPR RI 29 September 2026.
Daeng Wahidin menyebut pemandangan di depan DPR pada Selasa (29/9/2026) sebagai momen yang menggetarkan jiwa. Lautan bendera warna-warni Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (SP/SB) yang tergabung dalam KBPBI berkibar bersama dalam satu tujuan.
"Sungguh pemandangan yang menggetarkan jiwa. Hari ini kita menjadi saksi sejarah. Di depan Gedung DPR RI, lautan warna-warni bendera SP/SB yang tergabung dalam KBPBI berkibar bersama dalam satu nafas, satu derap langkah," ujar Daeng Wahidin .
Menurutnya, aksi tersebut bukan sekadar demonstrasi, melainkan simbol nyata indahnya persatuan buruh Indonesia.
"Ini bukan sekadar aksi. Ini adalah simbol nyata betapa indahnya persatuan. Simbol bahwa ketika ego organisasi kita lebur, ketika kepentingan kelompok kita tanggalkan demi satu tujuan yang lebih besar, di situlah kekuatan sejati kaum buruh lahir," tegasnya.
Daeng mengaku bahagia, haru, dan bangga melihat harmoni perjuangan yang selama ini dirindukan kaum Buruh Indonesia. Ia menilai solidaritas tanpa sekat tersebut akan mengantarkan pada kemenangan, yakni disahkannya RUU Perlindungan Ketenagakerjaan yang benar-benar pro buruh.
Atas nama DPP PPMI & KBMI, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh SP/SB yang tergabung dalam KBPBI dan mengajak untuk tetap merapatkan barisan.
"Tetap rapatkan barisan. Tetap satu komando. Tetap satu perjuangan. Hidup buruh Indonesia! Hidup KBPBI!" serunya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang mengikuti unjukrasa yang telah menjaga aksi tetap tertib, aman, dan berdampak kuat.
"Jalanan menjadi saksi atas kekuatan persatuan dan kesatuan kita. Energi, kedisiplinan, dan semangat membara yang kawan-kawan tunjukkan adalah bukti nyata bahwa perjuangan ini milik kita bersama," katanya.
Daeng Wahidin menegaskan perjuangan belum selesai dan mengajak buruh untuk siap mengawal pengesahan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan hingga tuntas.
"Perjuangan belum selesai. Sampai jumpa di konsolidasi dan langkah gerakan berikutnya! Siap-siap kawal pengesahan UU Perlindungan Ketenagakerjaan. Hidup buruh yang melawan!" pungkasnya.
(Ida)


