-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Penguatan Soft Skill untuk UMKM Kepulauan Seribu

    trawlmediaindonesia
    Jumat, 09 Oktober 2026, 09:16 WIB Last Updated 2026-10-09T02:16:31Z

     

    Trawlmediaindonesia.id

    Jakarta – Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu menggelar Kegiatan Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) Soft Skill Tahun 2026.


    Kegiatan bertema Penguatan Soft Skill Pelaku Usaha untuk Meningkatkan Daya Saing dan Keberlanjutan Usaha ini dilaksanakan secara hybrid di Gedung Mitra Praja, Sunter, Jakarta Utara, serta diikuti pelaku usaha Kepulauan Seribu secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (9/10/2026).


    Kepala Sudin PPAPP Kabupaten Kepulauan Seribu, Simon Baginda Pardomuan Panjaitan, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar semakin tangguh, kreatif, mandiri, mampu naik kelas dan memiliki daya saing.


    "Pelaku usaha tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk. Mereka juga harus memiliki mental kewirausahaan yang kuat, mampu membaca kebutuhan pasar, terus berinovasi, membangun branding, serta memanfaatkan teknologi digital," ujar Simon.


    Menurutnya, kemampuan beradaptasi terhadap pasar dan teknologi menjadi kunci keberlanjutan usaha. Karena itu, pelaku usaha perlu terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.


    "Penguatan kapasitas ini diharapkan dapat mendorong produk unggulan Kepulauan Seribu semakin dikenal dan memiliki daya saing, baik di pasar lokal maupun lebih luas," tambahnya.


    Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Seribu, Indah Susanti, mengatakan pihaknya mendukung kegiatan pengembangan kewirausahaan karena sejalan dengan upaya meningkatkan pemberdayaan dan kemandirian ekonomi keluarga.


    "Penguatan kapasitas sangat penting agar pelaku usaha semakin percaya diri. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan sehingga usaha menjadi lebih kreatif, mandiri dan berkembang," kata Indah.


    Menurutnya, pelaku usaha perlu memanfaatkan teknologi dan media sosial sebagai sarana memperkenalkan produk sekaligus memperluas pemasaran.


    "Media sosial dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk, membangun komunikasi dengan konsumen dan memperluas pasar. Yang tidak kalah penting adalah menjaga kualitas produk dan pelayanan agar konsumen percaya dan kembali membeli," katanya.


    Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi peningkatan daya saing dan kualitas wirausaha dari Direktur Acarya Indonesia, Mandra Gunawan.


    Peserta juga mendapat penguatan terkait branding dan pemasaran melalui media sosial. Pelaku usaha didorong membangun identitas bisnis secara konsisten melalui nama usaha, logo, warna, foto produk, gaya bahasa hingga cara melayani pelanggan.


    Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya pelaku usaha Kepulauan Seribu yang tangguh, kreatif, mandiri, adaptif, mampu naik kelas, serta memiliki daya saing dan keberlanjutan usaha.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini