-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Polres Priok Pantau Harga Bahan Pokok di Muara Angke Stabil, Beberapa Komoditas Naik

    trawlmediaindonesia
    Senin, 23 Februari 2026, 15:32 WIB Last Updated 2026-02-23T08:32:35Z

     


    Trawlmediaindonesia.id


    Jakarta – Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Unit III Krimsus Satreskrim melaksanakan kegiatan monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, tepatnya di Pasar Muara Angke, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin (23/2/2026).


    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatreskrim AKP. A.A. Ngurah Made Pandu, S.Tr.K., S.I.K., M.H.Li., dan Kanit III Krimsus IPTU Hary Indradjati, S.Tr.K., M.Si., bersama personel Unit III Krimsus serta perwakilan dari Dinas PPKUKM Disperindag, Kepala Pasar PD. Jaya Muara Angke, dan Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan Muara Angke.


    Dalam keterangannya, AKP. A.A. Ngurah Made Pandu, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan sembako, mengecek kelancaran distribusi, serta melakukan pengendalian harga di tingkat pasar.


    “Monitoring dan pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan stok bahan pokok tetap tersedia dan harga yang beredar di pasaran masih dalam batas kewajaran sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar AKP Pandu.


    Hasil pemantauan harga dan pengecekan di sejumlah toko sembako di Pasar Muara Angke, diperoleh data harga rata-rata beberapa komoditas sebagai berikut: Beras IR64 premium: Rp14.500/kg, Beras IR64 medium: Rp13.500/kg, Minyak goreng curah: Rp19.000 – Rp21.000/liter, Telur ayam: Rp33.000/kg, Gula pasir: Rp19.000/kg, Tepung terigu: Rp10.000/kg, Bawang putih: Rp42.000/kg.


    Secara umum, harga komoditas di Pasar Muara Angke masih terpantau stabil, meskipun terdapat beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga.


    “Komoditas yang mengalami kenaikan antara lain telur, gula pasir, bawang putih, beras, dan minyak goreng curah. Kenaikan ini dipengaruhi oleh naiknya harga dari distributor,” jelas AKP Pandu.


    Berdasarkan informasi dari para pedagang, harga telur dari distributor mencapai Rp32.000/kg, gula pasir Rp18.000/kg, dan bawang putih Rp40.000/kg. Kenaikan di tingkat distributor tersebut berdampak langsung pada harga jual di pasar.


    Selain itu, petugas juga memperoleh informasi bahwa Pasar PD Jaya Muara Angke belum mendapatkan kuota distribusi Minyak Kita maupun beras SPHP dari Bulog.


    “Untuk Minyak Kita dan beras SPHP, Pasar Muara Angke saat ini belum mendapatkan kuota distribusi dari Bulog,” ungkapnya.


    Meski terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, secara keseluruhan stok bahan pokok di Pasar Muara Angke masih dalam kondisi aman dan tersedia bagi masyarakat.


    AKP Pandu menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan harga tetap mengikuti ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan distribusi berjalan lancar.


    “Kami akan terus melakukan pengawasan agar distribusi bapokting tetap terkendali dan harga yang sampai ke masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.


    Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya Satgas Pangan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, khususnya di wilayah Jakarta Utara, demi melindungi kepentingan masyarakat.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini