-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Tes Urine Mendadak 3.963 Personel, Kapolda Riau Tegas: Pengguna Narkoba Tak Ada Ampun!

    trawlmediaindonesia
    Senin, 23 Februari 2026, 16:33 WIB Last Updated 2026-02-23T09:33:14Z

     


    Trawlmediaindonesia.id


    Pekanbaru – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar tes urine secara mendadak terhadap seluruh personelnya sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal. Kegiatan tersebut turut diikuti langsung oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama para pejabat utama (PJU) di Mapolda Riau, Senin (23/2/2026).



    Kabid Humas Polda Riau Zahwani Pandra Arsyad menegaskan pemeriksaan dilakukan tanpa pengecualian, termasuk kepada pucuk pimpinan.



    "Pemeriksaan ini dilakukan tidak hanya kepada personel, tetapi seluruh pejabat utama (PJU) juga diperiksa, termasuk Bapak Kapolda," kata Pandra kepada wartawan.



    Ia menjelaskan, tes urine tersebut merupakan bentuk komitmen institusi dalam menjaga integritas dan memastikan seluruh anggota bebas dari penyalahgunaan narkotika. Pemeriksaan dilakukan terhadap kurang lebih 3.000 personel.



    "Untuk hasilnya belum keluar semua. Tetapi yang Pak Kapolda dan PJU-PJU sudah keluar, hasilnya negatif semua," imbuh Pandra.



    Sementara itu, Kapolda Riau Polda Riau, Irjen Herry Heryawan, menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pengawasan internal yang berkelanjutan. Ia memastikan tidak ada toleransi bagi anggota yang terbukti terlibat narkoba, baik sebagai pengguna maupun bagian dari jaringan peredaran.


    "Tidak ada ampun bagi personel Polda Riau yang terbukti baik itu sebagai pengguna. Pengguna saja kalau terbukti akan dikenai aturan tegas sesuai aturan apalagi yang terlibat dalam transaksi narkotika," tegas Irjen Herry Heryawan.



    Menurutnya, sebelum melakukan penindakan terhadap masyarakat, aparat kepolisian wajib memastikan internal institusi bersih dan berintegritas. Pemeriksaan urine tersebut turut diawasi oleh Bidang Propam serta tim medis dari Biddokkes Polda Riau guna menjamin proses berjalan transparan dan akuntabel.



    Kapolda juga kembali mengingatkan seluruh personel agar tidak melakukan pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi. Ia menegaskan komitmennya terhadap pemberantasan narkoba sejalan dengan semangat yang diusungnya.



    "Yang terbukti melakukan pelanggaran atau kejahatan, bergabung dengan sindikat kejahatan terutama narkoba tidak ada ampun. Karena dari awal saya sampaikan 'Melindungi Tuah Menjaga Marwah'," jelasnya.



    Selain itu, Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Ia mengimbau masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran melalui aplikasi Yanduan Online sebagai bagian dari pengawasan bersama.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini