-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    53 Kg Sampah per Hari di RW 01 Pulau Harapan Dipilah, Organik Capai 41 Kg

    trawlmediaindonesia
    Rabu, 13 Mei 2026, 15:51 WIB Last Updated 2026-05-13T08:51:18Z

     

    Trawlmediaindonesia.id

    Kepulauan Seribu – Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara, menggencarkan kegiatan _door to door_ pilah sampah kepada warga. Langkah ini merupakan tindak lanjut Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.


    Kegiatan melibatkan Kasi Ekbang Kelurahan Pulau Harapan, PPSU, petugas TPS 3R, Sudin SDA, hingga FKDM Kelurahan Pulau Harapan.


    Lurah Pulau Harapan Muhammad Nuralim mengatakan, edukasi langsung ke rumah warga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah tangga.


    “Kami terus menggencarkan edukasi door to door kepada warga terkait pentingnya memilah sampah dari sumber. Harapannya masyarakat semakin sadar bahwa pengelolaan sampah dimulai dari rumah masing-masing,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).


    Kegiatan menyasar rumah-rumah warga di RW 01 Pulau Harapan dengan melibatkan 15 anggota PPSU, lima personel SDA, dua petugas TPS 3R, dan satu anggota FKDM.


    Menurut Nuralim, pemilahan sampah menjadi langkah penting untuk mengurangi volume sampah residu yang masuk ke TPS sekaligus mendukung lingkungan yang bersih dan sehat.


    Kasi Ekbang Kelurahan Pulau Harapan Sahrial menambahkan, pihaknya juga melakukan pendataan timbulan sampah harian dari rumah tangga. 


    “Dari hasil pendataan di RW 01 Pulau Harapan, terdapat 69 rumah yang dilayani dengan total volume sampah terkumpul mencapai 53,1 kilogram per hari. Sampah organik mencapai 41,7 kilogram dan anorganik 10,5 kilogram,” terangnya.


    Sebagian sampah anorganik yang terkumpul telah dipilah dan disalurkan ke bank sampah sehingga dapat mengurangi jumlah residu yang masuk ke TPS 3R.


    Petugas TPS 3R Sudin Lingkungan Hidup Kelurahan Pulau Harapan, Melinda Fega Dara, menilai pemilahan dari rumah sangat membantu proses pengolahan. 


    “Kalau sampah sudah dipilah dari rumah, proses pengolahan menjadi lebih mudah dan volume residu yang dibuang juga semakin sedikit,” kata dia.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini