-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    9 WNI Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla Pulang ke Indonesia Usai Ditahan Israel

    trawlmediaindonesia
    Senin, 25 Mei 2026, 10:06 WIB Last Updated 2026-05-25T03:06:12Z


    Trawlmediaindonesia.id

    Jakarta – Pemerintah Indonesia menyambut kepulangan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 setelah sempat ditahan militer Israel. Kesembilan aktivis tersebut tiba di Tanah Air melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Minggu (24/5/2026), dan disambut langsung Menteri Luar Negeri RI, Sugiono.


    Menlu Sugiono mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan para relawan kemanusiaan tersebut setelah melalui proses koordinasi dan negosiasi intensif yang dilakukan pemerintah Indonesia sejak insiden intersepsi pada 18 Mei 2026.


    “Pada sore hari ini, dengan penuh rasa syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, kita menyambut kembali kedatangan saudara-saudara kita yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0,” kata Sugiono di Bandara Soekarno-Hatta.


    Ia menjelaskan, para aktivis sempat ditahan oleh militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan internasional.


    “Sebagaimana kita ketahui, pada tanggal 18 lalu mereka sempat diintersep dan ditahan oleh pihak militer Israel,” ujarnya.


    Sugiono menegaskan, pemerintah Indonesia terus bergerak melakukan langkah diplomasi demi memastikan keselamatan seluruh WNI yang terlibat dalam misi tersebut.


    “Alhamdulillah, berkat izin Tuhan Yang Maha Kuasa, serta berbagai upaya koordinasi dan negosiasi yang kita lakukan, pada sore hari ini sembilan saudara kita dapat tiba kembali di Tanah Air dengan selamat,” tuturnya.


    Dalam proses pemulangan para relawan, Pemerintah Turkiye turut memberikan dukungan penuh dengan menyediakan fasilitas penerbangan bagi para aktivis kemanusiaan dari berbagai negara. Duta Besar Turkiye untuk Indonesia, Talip Kucukcan, menyebut pihaknya mengerahkan tiga pesawat Turkish Airlines untuk memulangkan para relawan dengan aman.


    “Turkiye telah mengirimkan tiga pesawat yang disediakan oleh Turkish Airlines untuk kepulangan yang aman bagi seluruh anggota Organisasi Non-Pemerintah dari 41 negara yang berpartisipasi dalam Global Sumud Flotilla,” kata Talip Kucukcan dalam keterangan pers, Jumat (22/5/2026).


    Pemerintah Turkiye juga memastikan seluruh relawan bantuan kemanusiaan, termasuk sembilan WNI, berhasil dipulangkan dengan aman. Mereka sebelumnya sempat berada di Istanbul dan bertemu dengan pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI).


    Adapun sembilan WNI yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla 2.0 tersebut yakni Andi Angga Prasadewa, Rahendro Herubowo, Andre Prasetyo Nugroho, Thoudy Badai, Bambang Noroyono (Abeng), Herman Budianto Sudarsono, Ronggo Wirasanu, Asad Aras Muhammad, dan Hendro Prasetyo.


    (Ris)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini