-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Gercep Dukung Gubernur, Lurah Fatihien: Kota Bambu Selatan Harus Jadi Contoh Pilah Sampah

    trawlmediaindonesia
    Senin, 11 Mei 2026, 17:51 WIB Last Updated 2026-05-11T10:51:30Z

     

    Trawlmediaindonesia.id

    Jakarta – Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, jadi yang pertama di Jakarta Barat mendeklarasikan Gerakan Pilah Sampah. Deklarasi ini sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program Gubernur DKI Jakarta saat Car Free Day yang di gelar bersama Menteri Lingkungan Hidup pada hari Minggu kemarin.


    Lurah Kota Bambu Selatan Fatihien menegaskan, warganya siap menjalankan pemilahan sampah organik, anorganik, B3, dan residu langsung dari rumah. 


    “Kami dukung penuh program  Gubernur. Ini momentum HUT ke-499 Jakarta menuju lima abad. Kota Bambu Selatan harus jadi contoh bahwa perubahan dimulai dari tingkat kelurahan,” kata FATIHIEN usai menggelar deklarasi pilah sampah di Aula Kelurahan Kota Bambu Selatan, Senin ( 11/5/2026).


    Deklarasi ini berisi komitmen warga untuk memilah sampah 100% di rumah tangga, RT, RW, hingga fasilitas umum. Kelurahan juga akan gencarkan edukasi door to door bersama PKK, Karang Taruna,Dawis.Jumantik dan LMK serta FKDM Jakarta Barat. 


    Diapresiasi FKDM Jakbar: Paling Gercep  


    Langkah cepat Lurah Kota Bambu Selatan dapat apresiasi dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Jakarta Barat. 


    “Apresiasi kepada Lurah Kota Bambu Selatan, sangat gercep melaksanakan perintah Gubernur. Di Jakarta Barat baru Kelurahan Kota Bambu Selatan yang mengadakan deklarasi ini,” ujar Chrisdianto, anggota FKDM Jakarta Barat.


    Chrisdianto berharap deklarasi ini menular ke 55 kelurahan lain di Jakbar. Menurutnya, pilah sampah dari sumber jadi kunci menyelesaikan persoalan sampah Jakarta yang capai 8 ribu ton per hari.


    Program Pilah Sampah Pemprov DKI Jakarta resmi dicanangkan Gubernur saat CFD 10 Mei 2026 bertema “Menuju Lima Abad, Jaga Jakarta Bersih!”. Gerakan ini melibatkan warga untuk memisahkan sampah sejak dari rumah agar pengelolaan lebih efektif dan bernilai ekonomi.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini