-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Rotasi Dua Pejabat Eselon II, Tri Adhianto Tekankan Percepatan Program Disnaker

    trawlmediaindonesia
    Rabu, 13 Mei 2026, 20:55 WIB Last Updated 2026-05-13T13:55:27Z

    Trawlmediaindonesia.id

    Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melakukan rotasi terhadap dua pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Dalam perombakan tersebut, Dzikron resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, sedangkan Nadih Arifin dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi.


    Dalam arahannya usai pelantikan, Tri menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan bukan dijadikan posisi nyaman tanpa terobosan kerja.


    “Percepatan menyelesaikan tantangan harus dilakukan. Jangan jadikan amanah ini sebagai zona nyaman. Kita akan terus lakukan evaluasi untuk memberikan challenge yang lebih,” ujar Tri.


    Kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja yang baru, Tri memberikan perhatian khusus terkait percepatan program penempatan tenaga kerja lokal ke luar negeri. Ia meminta agar dalam waktu tiga bulan sudah ada langkah konkret yang dapat ditunjukkan oleh Dinas Tenaga Kerja.


    Menurutnya, pembukaan lapangan kerja tidak hanya bergantung pada sektor dalam negeri, tetapi juga melalui peluang kerja internasional bagi tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan kesiapan bersaing.


    “Tahun lalu target pemberangkatan tenaga kerja ke luar negeri masih gagal karena arahnya masih ragu-ragu. Tahun ini harus diselesaikan sesuai RPJMD,” tegasnya.


    Tri menyebut angka pengangguran di Kota Bekasi mulai menunjukkan tren penurunan. Meski demikian, Pemerintah Kota Bekasi tetap dituntut bergerak cepat dalam menghadirkan peluang kerja baru bagi masyarakat.


    Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya lulusan SMA dan SMK yang dinilai masih belum sepenuhnya siap bersaing di dunia kerja maupun industri internasional.


    Sebagai upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja, Pemerintah Kota Bekasi membuka ruang pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK).


    “Kita lakukan pembinaan melalui BLK agar tenaga kerja kita siap pakai dan mampu bersaing dengan daerah lain,” ungkapnya.


    Selain itu, Tri mengaku tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi pekerjaan terlihat dari banyaknya pertanyaan warga melalui media sosial maupun kanal resmi pemerintah daerah terkait lowongan kerja.


    Sementara itu, kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang baru, Tri meminta agar fasilitas dan ruang kreativitas bagi pelaku seni budaya dapat diberikan secara lebih merata dan terbuka.


    “Passion pariwisata dan budaya harus mampu berkolaborasi. Ruang dan tempat yang diberikan kepada penggiat kebudayaan jangan hanya untuk orang itu-itu saja. Harus lebih progresif lagi,” katanya.


    Ia berharap pengembangan sektor pariwisata di Kota Bekasi dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif melalui kolaborasi lintas sektor.


    “Gerakan pariwisata harus terhubung dengan UMKM kita. Bukan berjalan sendiri-sendiri. Persoalan yang kita hadapi kompleks, maka penyelesaiannya dilakukan tahap demi tahap dengan kolaborasi,” pungkas Tri.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini