Trawlmediaindonesia.id
Jakarta – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengukuhkan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8/2026). Mereka akan bertugas mengibarkan Sang Merah Putih dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.
Prosesi pengukuhan dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Turut hadir Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyi Budi Revita, serta jajaran pimpinan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Rangkaian pengukuhan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengheningkan cipta. Setelah itu, Kepala BPIP Yudian Wahyudi memimpin pembacaan ikrar yang diikuti seluruh anggota Paskibraka.
Dalam prosesi tersebut, Julita Rista Lestari, anggota Paskibraka asal Kalimantan Timur, dipercaya menjadi perwakilan. Julita memegang bendera Merah Putih di dada kanannya saat membacakan ikrar.
Ikrar tersebut menegaskan komitmen para Paskibraka sebagai putra-putri Indonesia untuk menjunjung Tanah Air, bangsa, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, serta Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Para anggota Paskibraka juga menyatakan kesiapan untuk meneruskan perjuangan kemerdekaan dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
"Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati niatku ini dengan taufik dan hidayah-Nya serta inayah-Nya," demikian bagian akhir ikrar yang dibacakan dalam prosesi pengukuhan.
Usai ikrar, Julita kemudian melepas dan mencium bendera Merah Putih. Prosesi dilanjutkan dengan pernyataan pengukuhan yang dibacakan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Pusat tahun 2026 yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus tahun 2026," ujar Gibran.
Gibran kemudian mendoakan agar seluruh anggota Paskibraka diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas negara.
"Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara," lanjutnya.
Sebagai simbol pengukuhan, Gibran menyematkan Lencana Merah Putih Garuda dan memasangkan kendit kepada pemimpin upacara. Prosesi kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka yang akan menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 RI.
Sebanyak 76 anggota Paskibraka tersebut merupakan perwakilan dari 38 provinsi di Indonesia, dengan masing-masing provinsi mengirimkan satu putra dan satu putri.
Berikut daftar lengkap 76 anggota Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026:
1. Aceh: Muhammad Hibban Annafis dan Zilqueensa Abintary Laudicia Simatupang.
2. Sumatera Utara: Gussa Oliver Nainggolan dan Felesia Rismaito Munthe.
3. Sumatera Barat: Ahmad Alfatih dan Ulya Kireina Halim.
4. Riau: Rizqy Aditya Siregar dan Arifa Rahma Maulydha.
5. Jambi: Achmad Fachri Mubarok dan Rizkia Putri.
6. Sumatera Selatan: Muhammad Ikhsan Nugroho dan Khalyana Zahira Sandi.
7. Bengkulu: M. Aryo Wira Zandhyka. Y dan Nadine Permata Vanza.
8. Lampung: Naufal Ghaly Oktora dan Chika Azahra Salsabilla.
9. Kepulauan Bangka Belitung: Muhammad Furqoen Nul Hakim dan Fira Haniyah.
10. Kepulauan Riau: Muhammad Salman Farisi dan Raudah Mabrura.
11. DKI Jakarta: Muazzam Saqif Hasani Siregar dan Latiesha Firenzie Bharata.
12. Jawa Barat: Baruno Wicaksono dan Aisha Calista Permata.
13. Jawa Tengah: Hilmi Tisna Yuwanda dan Qothrunnada Azzahra Husna.
14. Daerah Istimewa Yogyakarta: Ahmad Raditya dan Anggita Ayu Mahanani Hanifah.
15. Jawa Timur: Reihan Nifan Arkana dan Angelica Theona Putri.
16. Banten: Chaysar Purnama Putra dan Adzra Khairy Fadian.
17. Bali: I Made Dwi Sathya Kurniawan dan Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani.
18. Nusa Tenggara Barat: Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dan Belvana Rolanda Vindia Kurniawan.
19. Nusa Tenggara Timur: Atanasius Meyllano Frans Yogar dan Eighteen Jeanette Hekboy.
20. Kalimantan Barat: Mirza Rafi Navazani dan Celine Olivia Apriani Theo.
21. Kalimantan Tengah: Muhammad Azham Alfarizqi dan Ajeng Bunga Safitri.
22. Kalimantan Selatan: I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti dan Siti Nur Adlina.
23. Kalimantan Timur: Gus Luthfy Azka Nararya dan Julita Rista Lestari.
24. Kalimantan Utara: Muhammad Zainal Ihsan dan Desy Natalia.
25. Sulawesi Utara: Gabriel Gilbert Miller Kamasi dan Faith Louisa Tabita Maengkom.
26. Sulawesi Tengah: Fahriansyah Rihama dan Chintya Graciella Rorong.
27. Sulawesi Selatan: Juan Pablo dan Taswina Putri.
28. Sulawesi Tenggara: Laode Reyhan Putra Satria Korwa dan Waode Bintang Adisya.
29. Gorontalo: Muhammad Azka Gaib dan Khasyifa Anindi Sudarmanto.
30. Sulawesi Barat: M. Deni Fikri dan Ismi Ulfaida.
31. Maluku: Louise Adriano Hutasoit dan Cinzia Christovani Marantika.
32. Maluku Utara: Haikal Khadafi H. Laode dan Mardhatilla A. Putri.
33. Papua: Johanes Matius Paulus Rumsayor dan Neeltje Deliana Insjowi Werimon.
34. Papua Barat Daya: Pieter Felix Paskah Yapen dan Vila Delvia Nauri.
35. Papua Barat: Marco Marcel Kurei dan Hasna Iriani Rumbiak.
36. Papua Selatan: Vinsensius Renaldi Oey Yolmen dan Kristina Ndiken.
37. Papua Tengah: Christopher Leon Bringga Tabuni dan Gladys Manuella Aibekob.
38. Papua Pegunungan: Michael Marchel Winka Fakdawer dan Julia Maharani Dabi.
(Ris)


