-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Meriah! PNBK Jilid III di CFD Bekasi Hadirkan Ribuan Penari dan Parade Budaya Nusantara

    trawlmediaindonesia
    Senin, 31 Agustus 2026, 10:03 WIB Last Updated 2026-08-31T03:03:41Z

    Trawlmediaindonesia.id

    Kota Bekasi – Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Minggu (30/8/2026) pagi, berlangsung berbeda dari biasanya. Kawasan tersebut berubah menjadi panggung terbuka bagi beragam kesenian dan budaya Nusantara dalam gelaran Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III.


    Sejak sekitar pukul 07.00 WIB, warga mulai memadati jalur CFD. Masyarakat tak hanya datang untuk berolahraga, tetapi juga menyaksikan parade budaya yang menampilkan berbagai kesenian dari sejumlah daerah di Indonesia.


    Sebelum rangkaian acara dimulai, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menggelar doa bersama. Kegiatan tersebut melibatkan enam pemuka agama sebagai bentuk kepedulian dan doa bagi masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan.


    PNBK Jilid III kali ini mengangkat tema “Bekasi Jawara”, yang merupakan akronim dari Jaga dan Rawat Budaya Nusantara. Tema tersebut diwujudkan melalui parade pakaian adat, seni tari, musik tradisional, serta berbagai atraksi budaya.


    Masing-masing kontingen menampilkan ciri khas daerahnya. Beragam kesenian seperti Tari Tor Tor, Loncat Batu Nias, Tari Piring, Indang Badindang, Ngarak Barong Bekasi, Reog Ponorogo hingga Cakalele turut meramaikan jalur CFD.


    Kemegahan parade semakin terasa dengan kirab Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter yang melibatkan sekitar 200 peserta. Penampilan Drum Band Gita Jata Wiratama PTDI-STTD juga ikut menambah semarak kegiatan.


    Selain itu, masyarakat mendapat kesempatan menyaksikan kereta kencana yang membawa Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama istrinya serta Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe bersama istri.


    Salah satu pertunjukan yang paling menyedot perhatian warga adalah Tari Massal Ronggeng Menor. Sekitar 2.000 penari yang berasal dari unsur SD, SMP, dan sanggar seni di Kota Bekasi tampil secara kolosal.


    Penampilan tersebut membuat sejumlah warga menghentikan aktivitas olahraga mereka. Warga kemudian berkumpul di sepanjang jalur parade untuk menyaksikan ribuan penari beraksi.


    Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menilai antusiasme masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan PNBK Jilid III.


    “Saya melihat pagi ini warga datang dengan antusias. Ada yang datang untuk olahraga, ada yang sengaja ingin melihat parade, ada yang membawa anak-anak. Ini yang kita inginkan, ruang publik kita hidup dan masyarakat bisa menikmati kotanya,” ujar Tri.


    Menurut Tri, PNBK tidak hanya ditujukan sebagai pertunjukan budaya, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi sekaligus mengenal keberagaman budaya Indonesia.


    “Ketika ribuan orang berkumpul dan menikmati acara, yang kita bangun sebenarnya bukan hanya pertunjukannya. Kita sedang membangun rasa cinta terhadap keanekaragaman dan pelestarian budaya,” katanya.


    Antusiasme warga juga terlihat dari banyaknya keluarga yang sengaja datang untuk menyaksikan parade. Salah satunya Rina (34), yang mengaku membawa keluarganya agar anak-anaknya dapat melihat langsung berbagai budaya Nusantara.


    “Biasanya CFD buat olahraga dan cari sarapan. Hari ini anak-anak malah lebih semangat lihat pakaian adat sama tari-tariannya. Ramai banget,” ujar Rina.


    Di balik kemeriahan PNBK Jilid III, Pemkot Bekasi juga menyisipkan pesan kemanusiaan. Bersama masyarakat, Pemkot Bekasi berhasil menghimpun dana yang akan digunakan untuk membantu warga terdampak bencana di NTT.


    Tri Adhianto mengatakan aksi tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan budaya dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan.


    “Hari ini kita bergembira bersama, menikmati budaya Nusantara, tetapi kita juga ingat saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Alhamdulillah, kekuatan gotong royong bersama masyarakat Bekasi bisa membantu meringankan beban mereka,” tutupnya.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini