Trawlmediaindonesia.id
Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas manfaat zakat bagi masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Merdeka Berbagi Baznas Kota Bekasi yang digelar di Pendopo Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Dalam kesempatan itu, Baznas Kota Bekasi menyalurkan dana zakat sebesar Rp1.069.830.000 kepada 1.761 penerima manfaat.
Bantuan disalurkan dalam berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Di antaranya santunan kematian, bantuan kesehatan, pendidikan, biaya hidup, fasilitas bagi pelaku UMKM, alat bantu kesehatan, program rumah tidak layak huni (Rutilahu), sembako untuk dhuafa, bantuan bagi lansia tunggal, hingga beasiswa pendidikan jenjang S1.
Tri Adhianto mengapresiasi Baznas Kota Bekasi yang dinilai telah berperan dalam memastikan dana zakat masyarakat dapat kembali memberikan manfaat kepada warga yang membutuhkan.
Menurutnya, zakat yang dihimpun dari masyarakat merupakan amanah besar sehingga harus dikelola secara profesional dan disalurkan secara tepat.
“Zakat yang dititipkan masyarakat adalah sebuah amanah yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Karena itu, penyalurannya harus tepat sasaran, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Tri.
Ia juga mendorong Baznas Kota Bekasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat akuntabilitas dalam setiap tahapan pengelolaan zakat.
Tri menilai kepercayaan masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang harus dijaga oleh lembaga pengelola zakat.
“Kepercayaan masyarakat adalah hal yang sangat penting. Semakin baik akuntabilitas dan transparansi yang dibangun, semakin kuat pula kepercayaan masyarakat kepada Baznas sebagai wadah untuk menyalurkan zakat dan berbagai bentuk kepedulian sosial,” katanya.
Lebih lanjut, Tri menyebut keberadaan Baznas memiliki posisi strategis dalam membantu pemerintah menangani berbagai persoalan sosial. Sinergi antara pemerintah daerah, Baznas dan masyarakat dinilai dapat memperluas jangkauan program bantuan.
“Kolaborasi antara pemerintah, Baznas dan masyarakat harus terus diperkuat agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas dan warga mendapatkan bantuan sesuai dengan kebutuhannya,” ujarnya.
Melalui program Merdeka Berbagi, penyaluran zakat juga tidak hanya berorientasi pada kebutuhan konsumtif. Bantuan diarahkan untuk mendukung sejumlah aspek penting, seperti kesehatan dan pendidikan, sekaligus membantu penguatan ekonomi masyarakat melalui fasilitas UMKM.
Pemkot Bekasi berharap Baznas Kota Bekasi dapat terus memberikan pelayanan terbaik dengan mengacu pada ketetapan dan arahan Baznas Pusat. Pengelolaan zakat yang profesional, transparan dan amanah diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Dengan demikian, zakat tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Kota Bekasi.
(Red)


