-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Warga Soroti Kualitas Pekerjaan Peningkatan Jalan di RW 005/RW 012 Harapanjaya Senilai RP94 Juta

    trawlmediaindonesia
    Minggu, 16 Agustus 2026, 08:26 WIB Last Updated 2026-08-16T01:26:26Z

    Trawlmediaindonesia.id

    BEKASI — Pekerjaan peningkatan jalan lingkungan di wilayah Kelurahan harapanjaya, Kecamatan Bekasi utara, Kota Bekasi, mendapat sorotan warga. Selain mempertanyakan ketebalan beton, warga juga mengeluhkan adanya retakan jalan di setiap gang yang di cor. dari ujung ke ujung di setiap gang di lokasi retak semua, dan bergelombang parah pada sejumlah bagian jalan yang baru dikerjakan.


    Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut merupakan Program Penyelenggaraan Jalan, subkegiatan Rekonstruksi Jalan, dengan nilai kontrak Rp94.2697.278 juta. Penyedia jasa yang tercantum adalah CV.LIBRA ABADI 


    Saat dilakukan pengecekan di lokasi, dokumentasi menunjukkan adanya sejumlah retakan pada permukaan beton. Pengukuran menggunakan meteran juga memperlihatkan ketebalan beton sekitar (5/6) sentimeter pada titik yang diukur.


    Tak hanya itu, menurut keterangan sejumlah warga setempat, saat proses pengecoran berlangsung, pekerja disebut menggunakan bongkaran beton yang bekas bongkaran,


    “Menurut warga, waktu pengecoran juga ini terlalu tipis . Warga di sini banyak yang mempertanyakan karena sekarang sudah terlihat retak-retak dari ujung ke ujung ,” ujar warga setempat.


    Warga setempat juga mengaku mengetahui adanya keluhan warga terkait hasil pekerjaan tersebut. Namun, ia menyarankan agar pihak yang lebih mengetahui proses pekerjaan di lapangan yang ditanyakan.


    “Kerjaannya banyak yang retak retak bergelombang juga . Saya kecewa.


    Sementara itu, Ferengki, pemerhati pembangunan jalan Kota Bekasi, mengatakan bahwa kualitas pekerjaan seharusnya dinilai berdasarkan spesifikasi teknis dan dokumen kontrak.


    “Kalau berdasarkan kaidah teknis, ketebalan maksimalnya sekitar 10 sentimeter. Tetapi yang harus dilihat adalah spesifikasi teknis dan kontraknya, apakah pekerjaan di lapangan sudah sesuai atau tidak,” kata Ferengki.


    Sorotan warga tersebut perlu mendapat penjelasan dari pihak pelaksana maupun pengawas proyek. Pemeriksaan teknis juga diperlukan untuk memastikan apakah ketebalan, metode pengecoran, material, serta kualitas beton telah sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan dalam kontrak.


    Publik kini menunggu klarifikasi dari pelaksana, pengawas, setempat, dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi terkait pekerjaan tersebut.

    (SPN)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini