-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Prabowo Terbang ke Washington, Bakal Bertemu Trump

    trawlmediaindonesia
    Senin, 16 Februari 2026, 14:08 WIB Last Updated 2026-02-16T07:08:13Z

    Trawlmediaindonesia.id


    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Washington DC, Amerika Serikat, dalam rangka kunjungan kerja guna memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Salah satu agenda utama dalam lawatan tersebut adalah pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump untuk membahas perundingan tarif dagang dan kerja sama ekonomi strategis.


    Berdasarkan keterangan Biro Sekretariat Presiden, Prabowo dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Senin (16/2/2026). Dalam kunjungan ini, Prabowo didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.


    Keberangkatan Prabowo dilepas oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kepala BIN Herindra.


    Selain pertemuan bilateral, Prabowo juga dijadwalkan menandatangani pakta perdagangan timbal balik atau agreement on reciprocal trade (ART) bersama Trump.


    Sebelum bertolak ke Washington DC, Prabowo menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri pada Minggu malam untuk mematangkan posisi Indonesia dalam negosiasi tersebut.


    Rapat itu dihadiri antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Mensesneg Prasetyo Hadi. Pembahasan difokuskan pada strategi diplomasi ekonomi yang mengedepankan kepentingan nasional.


    Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan setiap langkah negosiasi benar-benar menguntungkan Indonesia.


    "Memastikan posisi yang diambil Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan siapapun, khususnya dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia," kata Teddy dalam keterangannya di akun Instagram, Minggu (15/2/2026) malam.


    Teddy juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menekankan agar perundingan tidak bersifat transaksional jangka pendek, melainkan berdampak pada penguatan struktur ekonomi nasional.


    "Presiden menginginkan perundingan harus sebanyak-banyaknya meningkatkan produktivitas industri dalam negeri serta memperkuat global supply chain atau rantai pasok industri," ungkap Teddy.


    Di sela kunjungan tersebut, Prabowo juga dijadwalkan menghadiri rapat perdana Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Trump pada 19 Februari mendatang. Kehadiran Indonesia dalam forum itu dinilai menjadi bagian dari upaya memperluas peran diplomasi Indonesia di tingkat global.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini