-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Timur Tengah Tak Kondusif, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak Minta Jemaah Umrah Tunda Berangkat

    trawlmediaindonesia
    Minggu, 01 Maret 2026, 23:56 WIB Last Updated 2026-03-01T16:56:54Z

     


    Trawlmediaindonesia.id

    Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah mengeluarkan imbauan resmi kepada calon jemaah umrah agar menunda keberangkatan mereka menyusul meningkatnya ketegangan konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS). Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi atas situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang dinilai semakin tidak menentu.


    Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah preventif demi melindungi keselamatan warga negara Indonesia.


    “Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Dahnil pada Minggu (1/3/2026).


    Ia menjelaskan, pemerintah terus memantau dinamika keamanan di kawasan tersebut yang berkembang cepat dan berpotensi berdampak pada mobilitas penerbangan maupun kenyamanan jemaah.


    Selain itu, pemerintah meminta jemaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi beserta keluarga di Tanah Air agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.


    Dahnil menyampaikan bahwa Kementerian Haji dan Umrah telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk memastikan pelayanan terhadap jemaah tetap berjalan optimal, termasuk bagi mereka yang mengalami penundaan kepulangan.


    “Kami terus berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi, maskapai, dan PPIU agar jemaah yang tertunda kepulangannya dapat ditampung di hotel maupun tempat-tempat lain yang aman dan layak,” ujarnya.


    Terkait penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, pemerintah memastikan hingga kini tidak ada gangguan terhadap tahapan persiapan yang sedang berlangsung. Seluruh proses perencanaan dan koordinasi disebut tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.


    “Kami berharap kondisi segera normal dan semua pihak dapat menahan diri. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi keselamatan serta kenyamanan jemaah,” tuturnya.


    Kementerian Haji dan Umrah juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat serta memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh jemaah. Masyarakat pun diimbau agar hanya merujuk pada sumber resmi pemerintah dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi demi mencegah keresahan.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini