-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Tak Semua Orang Laut Bisa Menyelam, Sudin KPKP Bekali Warga Kepulauan Seribu Sertifikat Basic Diving

    trawlmediaindonesia
    Kamis, 07 Mei 2026, 14:43 WIB Last Updated 2026-05-07T07:43:49Z

     

    Trawlmediaindonesia.id

    Kepulauan Seribu – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu gandeng Scuba Schools International (SSI) gelar pelatihan selam pemula gratis di perairan Pulau Pramuka. Sebanyak 60 peserta dari enam kelurahan antusias belajar teknik menyelam yang aman dan berstandar.


    Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Gama Eka Anantha, menyebut pelatihan empat hari ini menyasar Kelompok DPL-BM, pegiat konservasi, hingga pemuda pencari kerja. 


    “Pelatihan yang berlangsung selama empat hari ini diikuti puluhan peserta yang terdiri dari Kelompok DPL-BM, pegiat konservasi, hingga para pemuda yang sedang mencari peluang kerja,” ujar Gama, Kamis (7/5/2026).


    Peserta tak cuma dapat teori. Mereka belajar teknik dasar penyelaman, penggunaan peralatan, hingga prosedur keselamatan, lalu langsung praktik di laut Pulau Pramuka. 


    Yang lulus uji kompetensi di akhir pelatihan berhak kantongi sertifikat Basic Diving dari SSI. “Sertifikat ini dapat menjadi bekal penting bagi masyarakat yang ingin terlibat di sektor wisata bahari maupun kegiatan konservasi laut,” kata Gama.


    Ia berharap pelatihan ini melahirkan penyelam lokal profesional yang ikut mendorong wisata bahari sekaligus jaga ekosistem laut. “Pelatihan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi menciptakan masyarakat pesisir yang lebih terampil, mandiri, dan siap bersaing di sektor ekonomi kelautan yang terus berkembang,” tambahnya.


    Butuh Skill, Bukan Sekadar Bisa Berenang


    Lurah Pulau Panggang, Jamaluddin, mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, warga Kepulauan Seribu memang akrab dengan laut, tapi menyelam butuh skill khusus dan lisensi resmi.


    “Tidak semua orang yang terbiasa di laut otomatis bisa menyelam dengan aman. Dibutuhkan pengetahuan, teknik, dan sertifikasi agar aktivitas bawah laut dapat dilakukan sesuai standar keselamatan,” tegasnya.


    Ia minta pelatihan digelar rutin agar makin banyak warga punya sertifikat resmi. “Ikutilah pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, dengan keterampilan menyelam dapat membuka peluang kerja di sektor wisata, konservasi, maupun kegiatan kelautan lainnya,” pesan Jamaluddin.


    Sopian (27), peserta asal Pulau Panggang, mengaku terbantu. Pelatihan selam biasanya mahal, kini bisa diakses gratis. 


    “Sekarang saya bisa belajar langsung teknik menyelam yang benar dan aman. Pelatihan ini penting karena dapat menjadi tambahan keterampilan untuk mencari pekerjaan,” ucapnya.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini