-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Wiwiek Hargono Tinjau Inovasi Warga Bekasi Jaya dalam Penilaian Anugerah Gapura Sri Baduga 2026

    trawlmediaindonesia
    Kamis, 17 September 2026, 15:09 WIB Last Updated 2026-09-17T08:09:15Z

    Trawlmediaindonesia.id

    Kota Bekasi – Tahapan klarifikasi lapangan Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Kota Bekasi Tahun 2026 mulai digelar. Proses penilaian yang berlangsung sejak Selasa, 15 September 2026, tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara program, inovasi, dan capaian kelurahan dengan kondisi nyata di lapangan.


    Anugerah Gapura Sri Baduga menjadi salah satu bentuk evaluasi terhadap kinerja kelurahan dalam berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, pendidikan, kemasyarakatan hingga inovasi.


    Dalam tahap ini, tim penilai turun langsung ke wilayah untuk melakukan verifikasi sekaligus melihat keterlibatan masyarakat dalam menjalankan berbagai program yang sebelumnya telah dipaparkan.


    Klarifikasi lapangan dijadwalkan berlangsung selama enam hari dengan menyambangi 12 kelurahan yang masing-masing mewakili 12 kecamatan di Kota Bekasi.


    Pada hari pertama, Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto bersama Wakil Ketua TP PKK Kota Bekasi, tim penilai dari Dinas Tata Pemerintahan (Tapem), perangkat daerah terkait, serta tim penilai TP PKK Pusat mengunjungi Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.


    Sejumlah program pemberdayaan masyarakat menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut. Tim antara lain melihat pemanfaatan lahan kosong yang diubah menjadi area produktif melalui penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) dan budidaya hidroponik.


    Selain itu, tim meninjau koperasi yang menjadi wadah pemasaran berbagai produk warga. Produk yang dipamerkan cukup beragam, mulai dari makanan ringan, jajanan hingga kerajinan hasil kreativitas masyarakat.


    Peninjauan berlanjut ke RW 09 untuk melihat aktivitas Kelompok Wanita Tani (KWT). Di lokasi tersebut, masyarakat mengembangkan berbagai tanaman obat dan sayuran yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan warga sekitar.


    Kreativitas masyarakat juga terlihat dari pemanfaatan barang bekas menjadi produk bernilai guna dan ekonomi. Di antaranya tempat tisu dan vas bunga yang dibuat dari kemasan minuman bekas, serta bunga tulip berbahan dakron dan kain perca.


    Produk-produk tersebut selanjutnya diharapkan dapat memperoleh pembinaan lebih lanjut, termasuk melalui Dekranasda, sehingga kualitas dan pemasarannya dapat dikembangkan ke pasar yang lebih luas.


    Tim kemudian melihat Rumah Dilan yang menjadi ruang bagi masyarakat untuk belajar, bermain sekaligus mengembangkan keterampilan. Fasilitas pendidikan anak usia dini dan kegiatan belajar di taman kanak-kanak juga turut menjadi bagian dari peninjauan.


    Potensi ekonomi lainnya yang diperlihatkan warga adalah usaha penjualan bibit ikan lele. Rangkaian kunjungan di Kelurahan Bekasi Jaya ditutup dengan peninjauan rumah sehat.


    Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto mengatakan, klarifikasi lapangan memberikan kesempatan kepada tim penilai untuk melihat secara langsung pelaksanaan program yang sebelumnya telah disampaikan.


    "Yang kita lihat hari ini bukan hanya bagaimana program itu dipaparkan, tetapi bagaimana pelaksanaannya di lapangan dan sejauh mana masyarakat ikut terlibat. Banyak potensi yang kita temukan, mulai dari pemanfaatan lahan kosong, kegiatan KWT, pengolahan pangan, sampai kerajinan dari bahan daur ulang yang memiliki nilai ekonomi," ujar Wiwiek.


    Ia menilai keterlibatan warga menjadi faktor penting agar program pemberdayaan yang telah berjalan di tingkat kelurahan dapat terus berlanjut.


    "Harapannya, kegiatan seperti ini tidak berhenti hanya karena adanya penilaian. Program yang sudah berjalan dapat terus dikembangkan, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat," tambahnya.


    Pengasinan Tampilkan Inovasi Pangan dan Pemanfaatan Lahan


    Setelah Bekasi Jaya, rombongan melanjutkan penilaian ke Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu.


    Di RW 09, tim melihat sejumlah kegiatan pemberdayaan yang dikembangkan masyarakat. Salah satunya kerajinan rajut yang diolah menjadi berbagai produk, termasuk kerajinan berbentuk bunga.


    Inovasi juga terlihat pada sektor pengolahan pangan. Tim meninjau UMKM warga yang memproduksi bakmi Jawa dengan bahan dasar singkong.


    Selain itu, Rumah Dilan, tanaman obat keluarga, serta aktivitas dan hasil produksi KWT turut menjadi bagian dari objek peninjauan.


    Rangkaian kegiatan dilanjutkan ke RW 021 dengan melihat KWT dan Posyandu. Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah pemanfaatan ruang di sekitar persimpangan jalan sebagai area budidaya tanaman.


    Warga memanfaatkan lahan tersebut untuk menanam berbagai komoditas, seperti tomat, ubi Cilembu, cabai, labu, ubi jalar, alpukat, durian, mangga hingga jeruk.


    Area budidaya itu dipantau secara berkala dan saat ini tercatat terdapat sekitar 43 jenis tanaman sayuran maupun tanaman pangan yang dikembangkan masyarakat.


    Tidak hanya melihat proses budidayanya, tim juga menyaksikan berbagai produk olahan pangan hasil kreativitas warga. Beberapa di antaranya cincau, rujak kangkung, puding labu kuning dan kue lumpur.


    Wiwiek menegaskan bahwa keberadaan berbagai inovasi tersebut perlu terus mendapat dukungan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.


    "Kita ingin setiap potensi yang ada di masyarakat bisa terus dikembangkan. Pemerintah dan TP PKK tentunya akan terus mendorong, mendampingi, dan menghubungkan potensi-potensi tersebut agar bisa memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan keluarga," pungkasnya.


    Melalui klarifikasi lapangan Anugerah Gapura Sri Baduga 2026, tim penilai tidak hanya memverifikasi data dan program yang telah disampaikan kelurahan, tetapi juga melihat secara langsung berbagai potensi, inovasi, serta bentuk pemberdayaan masyarakat yang berkembang di masing-masing wilayah.


    (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini