-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kompetisi Seni Pelajar Jakarta Utara 2026 Resmi Ditutup, Para Juara Siap Berlaga di Tingkat Provinsi

    trawlmediaindonesia
    Jumat, 16 Oktober 2026, 10:19 WIB Last Updated 2026-10-16T03:19:54Z

    Trawlmediaindonesia.id

    Jakarta – Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan, secara resmi menutup kegiatan Apresiasi dan Kompetisi Seni Pelajar Tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara Tahun 2026 di Ruang Bahari, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis Sore (15/10/2026). Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut menjadi ajang bagi ribuan pelajar untuk menunjukkan bakat, kreativitas, dan kemampuan di bidang seni.


    Kompetisi yang diselenggarakan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara sejak 12 hingga 15 Oktober 2026 ini diikuti lebih dari 2.000 peserta dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat.


    Dalam sambutannya, Fredy mengapresiasi semangat dan kreativitas para pelajar yang telah mengikuti berbagai cabang perlombaan. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, membangun kepercayaan diri, serta belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, dan sportivitas. “Kompetisi bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara, melainkan tentang bagaimana setiap anak memperoleh ruang untuk tumbuh, berkarya, dan menemukan potensi terbaik dalam dirinya,” ujar Fredy.


    Ia mengatakan, kegiatan seni memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya.


    Menurut Fredy, pembinaan seni sejak usia dini menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan zaman, terlebih Jakarta tengah bergerak menuju kota global yang tetap menjunjung tinggi nilai budaya. “Kita ingin anak-anak Jakarta Utara tumbuh menjadi generasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, tanpa kehilangan jati diri dan akar budayanya,” katanya.


    Fredy berharap pembinaan seni bagi pelajar tidak berhenti setelah kompetisi berakhir, tetapi terus berlanjut melalui kegiatan ekstrakurikuler, pelatihan, pertunjukan, festival, serta berbagai ruang kreativitas lainnya.


    Ia juga berpesan kepada para pemenang yang akan mewakili Jakarta Utara pada kompetisi tingkat Provinsi DKI Jakarta agar mempersiapkan diri dengan baik dan terus meningkatkan kemampuan. “Ketika kalian tampil di tingkat provinsi, kalian bukan hanya membawa nama sekolah, tetapi juga membawa kebanggaan seluruh masyarakat Jakarta Utara,” pesannya.


    Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Retno Setiowati, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, panitia, dewan juri, guru, orang tua, serta seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.


    Retno mengatakan, kompetisi seni antarsekolah menjadi pengalaman berharga bagi para pelajar. Selain memberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, kegiatan tersebut juga melatih keberanian, kedisiplinan, dan kreativitas anak-anak. “Ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga menjadi pengalaman yang membimbing mereka menjadi pribadi yang lebih disiplin dan kreatif. Menang atau kalah bukan yang utama, karena keberanian untuk tampil merupakan pengalaman yang sangat berharga,” ungkapnya.


    Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menumbuhkan generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap perkembangan seni serta kebudayaan Jakarta.


    Dalam kompetisi tahun ini, sejumlah sekolah berhasil meraih prestasi terbaik pada berbagai kategori perlombaan. Untuk tingkat TK, juara pertama lomba menggambar diraih Nadia Azzahra Ramli dari RA Ittihadul Muslimat, sedangkan juara pertama lomba tari diraih TK An Naimul Ilmu.


    Pada jenjang SD, SDN Kebon Bawang 05 berhasil meraih juara pertama lomba tari, sementara SD Strada Tunas Keluarga Mulia II menjadi juara pertama lomba paduan suara.


    Untuk tingkat SMP, SMPN 170 meraih juara pertama lomba tari, sedangkan SMPK 4 Penabur berhasil menjadi juara pertama lomba paduan suara.

    Sementara itu, pada jenjang SMA dan sederajat, SMAN 13 berhasil meraih juara pertama lomba vokal grup, sedangkan SMK Trada 3 menjadi juara pertama lomba musikalisasi puisi.


    Selain para juara pertama, panitia juga memberikan penghargaan kepada peraih juara kedua, ketiga, serta juara harapan pada masing-masing kategori sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan dan kreativitas para peserta.


    Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara berharap semakin banyak pelajar yang termotivasi mengembangkan bakat dan meraih prestasi di bidang seni. Kompetisi tersebut juga diharapkan dapat memperkuat kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya sekaligus melahirkan talenta-talenta baru yang mampu mengharumkan nama Jakarta Utara di tingkat yang lebih tinggi.


    (Tto)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini