-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trawlmediaindonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Gus Yusrul Hana, Mendapat dukungan 5 MWCNU menjadi Ketua Tanfidziyah PCNU Jakarta Pusat

    trawlmediaindonesia
    Selasa, 30 Juni 2026, 10:32 WIB Last Updated 2026-06-30T03:32:31Z

    Trawlmediaindonesia.id

    Jakarta  – Gus  Yusrul Hana resmi terpilih menjadi Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Jakarta Pusat masa khidmat 2026-2031 dalam Konferensi Cabang Khusus Kopercab yang digelar di Kantor PBNU, Jl. Kramat Raya No. 164, Senen, Jakarta Pusat, Senen, 29 Juni 2026.


    Acara Konfercab tersebut dihadiri langsung oleh Pimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama PBNU, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama PWNU DKI Jakarta, Rois Syuriyah, Tanfidziyah, seluruh Ketua MWCNU se-Jakarta Pusat, serta unsur Banom dan Lembaga NU.


    Dalam sidang pleno, nama Gus Yusrul Hana ditetapkan secara aklamasi sebagai calon tunggal Ketua Tanfidziyah, dari 5 MWCNU yang hadir langsung memutuskan di forum untuk menyatakan dukungan kepadanya. 


    Keputusan Lima Ketua Tanfidziah MWCNU itu disambut shalawat oleh seluruh peserta Kopercab serta pendukung Gus Yusrul Hana.


    Pimpinan sidang Rais Syuriah PBNU, KH. Asroninun niam Sholeh dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kopercab yang berjalan demokratis dan kondusif. “Semoga di bawah kepemimpinan Gus Yusrul Hana, PCNU Jakarta Pusat semakin kuat, mandiri, dan bermanfaat bagi umat,” ujarnya.


    Senada, Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta, KH. Abdul Muin,M.Pd  berpesan agar pengurus baru segera melakukan konsolidasi organisasi, menghidupkan ranting, serta memperkuat peran NU di bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi warga Jakarta Pusat.


    “Ini amanah menjadi pelayan tamu tamunya hadrutus Syaikh Mbah Hasyim Asy'ari. Saya mohon doa restu para kiai, MWCNU, Banom, dan seluruh warga Nahdliyin agar bisa khidmah dengan istiqamah,” kata Gus Yusrul Hana usai ditetapkan.


    Gus Yusrul Hana merupakan kader Masjid  dan kader NU muda Jakarta Pusat. Ia akan melayani  warga NU Jakarta pusat ,periode 2026-2031.


    Acara ditutup dengan pembacaan  susunan formatur dan doa dilanjutkan dengan saling bermaaf maafan pengurus NU se-Jakarta Pusat.


    (Tto)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini